Mengatasi Jet Lag: Tips Praktis untuk Perjalanan yang Nyaman
Jet lag masih menjadi salah satu tantangan terbesar bagi para pelancong yang sering berpindah zona waktu. Sensasi lelah dan tidak nyaman bisa menyelimuti perjalanan, membuat suka cita liburan berkurang.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
Namun, dengan beberapa langkah yang tepat, dampak dari jet lag bisa diminimalisir. Berikut adalah panduan praktis untuk menjaga kesehatan tubuh saat melintasi berbagai zona waktu.
Langkah pertama yang dapat membantu adalah menyesuaikan waktu tidur beberapa hari sebelum keberangkatan. Jika perjalanan akan membawa ke zona waktu yang berbeda, tidur lebih awal atau lebih larut bisa menjadi solusi efektif.
Menjaga pola makan sehat juga sangat direkomendasikan. Sebaiknya hindari makanan berat atau berlemak menjelang penerbangan untuk memastikan tubuh tetap ringan selama perjalanan.
Selama perjalanan, pastikan untuk membawa cukup air minum. Dehidrasi dapat memperburuk gejala jet lag, sehingga penting untuk menjaga asupan cairan.
Dengan menjaga pola tidur dan makan, langkah awal menuju perjalanan yang menyenangkan sudah dimulai.
Di dalam pesawat, lakukan peregangan ringan secara berkala untuk membantu sirkulasi darah. Hal ini akan menghindari kaku pada otot, terutama pada penerbangan panjang.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Hindari konsumsi alkohol dan kafein yang berlebihan. Meskipun terkadang terasa baik, kedua zat ini dapat mengganggu pola tidur serta meningkatkan risiko dehidrasi.
Sebaiknya berusaha untuk tidur sesuai waktu tujuan. Jika perjalanan dilakukan menuju negara dengan waktu yang berbeda, tidur saat mereka malam hari bisa membantu proses adaptasi.
Setiap langkah ini akan membantu menjaga energi dan kesehatan selama penerbangan.
Setelah tiba, segera sesuaikan diri dengan waktu setempat. Ini dapat dilakukan dengan mengikuti aktivitas sehari-hari masyarakat sekitar, seperti pola makan dan waktu tidur.
Berkunjung ke luar untuk mendapatkan sinar matahari juga sangat bermanfaat. Paparan cahaya alami membantu tubuh mengatur ritme sirkadian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: