BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 20:53 WIB

Menggali Tren Intermittent Fasting: Apa yang Perlu Anda Ketahui?

Menggali Tren Intermittent Fasting: Apa yang Perlu Anda Ketahui?Menggali Tren Intermittent Fasting: Apa yang Perlu Anda Ketahui?

Intermittent fasting (IF) kini menjadi salah satu metode diet yang banyak dibicarakan oleh banyak orang. Popularitasnya tak hanya terletak pada hasil yang cepat, tetapi juga pada pendekatannya yang tidak terlalu ketat terhadap pola makan.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Ditegaskan

Banyak yang beralih ke pola makan ini dengan harapan mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih optimal. Namun, sebelum mengambil keputusan, ada beberapa fakta penting mengenai IF yang perlu dipahami.

Definisi Intermittent Fasting

Intermittent fasting adalah pola makan yang membagi waktu tertentu antara periode puasa dan waktu makan. Secara umum, metode ini melibatkan puasa selama 16 jam dan jendela waktu makan selama 8 jam, meskipun ada variasi lainnya.

Pola makan ini diadopsi oleh banyak orang tidak hanya untuk tujuan penurunan berat badan, tetapi juga untuk peningkatan kesehatan jangka panjang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa IF dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mendukung kesehatan jantung.

Walaupun metode ini terdengar sederhana, penting untuk memahami cara kerjanya. Saat berpuasa, tubuh menggunakan cadangan energi dari lemak, sehingga memudahkan proses penurunan berat badan tanpa mengharuskan perhitungan kalori yang ketat.

Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak

Manfaat Kesehatan dari Intermittent Fasting

Salah satu manfaat utama dari IF adalah potensi untuk meningkatkan kesehatan metabolisme. Penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan otak.

"Intermittent fasting dapat membantu tubuh membersihkan sel-sel yang rusak," kata Dr. Jason Fung, seorang ahli di bidang diet dan kesehatan. Proses regenerasi sel ini terjadi selama fase puasa.

Banyak orang juga melaporkan peningkatan fokus dan energi saat berpuasa. Hal ini disebabkan oleh stabilitas gula darah yang lebih baik, yang membantu meningkatkan konsentrasi.

Risiko dan Pertimbangan Intermittent Fasting

Meski menawarkan banyak manfaat, IF tidak cocok untuk semua orang. Wanita hamil, penderita diabetes, dan orang dengan riwayat gangguan makan harus berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mencoba metode ini.

Beberapa individu mungkin mengalami efek samping, termasuk rasa lapar yang berlebihan atau kelelahan. Penting untuk mendengarkan sinyal tubuh dan tidak memaksakan diri saat menjalani pola makan ini.

"Diet yang berhasil adalah yang bisa dipertahankan dalam jangka panjang," ujar seorang ahli gizi. Kata-kata ini menggambarkan pentingnya menemukan keseimbangan, apakah itu melalui IF atau metode diet lainnya.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menggali Tren Intermittent Fasting: Apa yang Perlu Anda Ketahui?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!