Presiden Prabowo Ajak Investor AS Perkuat Kerja Sama Ekonomi di Indonesia
Pada Jumat, 20 Februari 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan 12 pengusaha besar asal Amerika Serikat di Washington DC. Pertemuan ini bertujuan menjajaki peluang investasi untuk memperkuat kerja sama ekonomi demi pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya membuka peluang investasi untuk membangun rantai ekonomi yang stabil di Indonesia. Menurut akun Instagram @sekertariat.kabinet, "Presiden Prabowo membuka seluas-luasnya peluang investasi untuk membangun sebanyak-banyaknya rantai ekonomi dan lapangan pekerjaan yang menguntungkan kepentingan dalam negeri di Indonesia."
Kerja sama dengan investor global menjadi fokus utama pemerintah dalam memperbaiki kondisi perekonomian nasional, terlebih setelah dampak berbagai krisis global. Upaya ini diharapkan dapat mengundang minat lebih banyak investor asing untuk berkontribusi di Indonesia.
Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak
Dalam pertemuan ini, Presiden Prabowo didampingi oleh pejabat tinggi seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Investasi Rosan Roeslani. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah dalam menarik investasi internasional.
Beberapa tokoh penting hadir, termasuk Todd L. Boehly, CEO Eldridge Industries, pemilik klub sepak bola Chelsea dan tim basket LA Lakers. Juga, Armen Panossian, CEO Oaktree yang merupakan pemilik klub Inter Milan, turut mengikuti sesi diskusi.
Pertemuan ini dihadiri oleh pimpinan perusahaan investasi ternama lainnya seperti Matt Harris dari Blackrock, serta Martin Escobari dari General Atlantic. Kehadiran nama-nama besar seperti Neil R. Brown dari KKR dan Seth Bernstein dari Warburg Pincus menunjukkan minat yang tinggi terhadap potensi investasi di Indonesia.
Diskusi yang diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan konkret juga menjadi peluang bagi kedua belah pihak untuk mengembangkan kerja sama di masa depan. Ini menjadi langkah positif bagi peningkatan arus masuk investasi ke Indonesia.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: