BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 15:35 WIB

Dari Plato hingga Machiavelli: Relevansi Pemikiran Politik Klasik di Era Modern

Dari Plato hingga Machiavelli: Relevansi Pemikiran Politik Klasik di Era ModernDari Plato hingga Machiavelli: Relevansi Pemikiran Politik Klasik di Era Modern

Pemikir politik klasik telah membentuk fondasi ideologi yang masih terasa hingga saat ini, dengan kontribusi yang sangat berarti dari sosok-sosok seperti Plato dan Machiavelli.

Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Dari pemikiran tentang kekuasaan hingga moralitas dalam tata pemerintahan, wawasan-wawasan ini tetap mendasari dinamika sosial dan politik yang kita hadapi saat ini.

Pemikir Dasar: Plato dan Aristoteles

Plato, dengan karya terkenalnya 'Republik', mengusulkan konsep negara ideal yang dipimpin oleh filsuf. Dalam pandangannya, pemimpin perlu memiliki pengetahuan mendalam agar keadilan dapat terwujud.

Di sisi lain, Aristoteles yang merupakan murid Plato mencurahkan pikirannya dalam buku 'Politik', mengkaji berbagai bentuk pemerintahan serta menekankan pentingnya moralitas dalam politik. Ia berpendapat bahwa pemerintahan terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kedua pemikir ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam merumuskan sistem pemerintahan modern, dengan fokus pada keseimbangan antara intelektual dan politik. Hal ini sangat jelas terlihat dalam praktik-praktik pemerintahan di negara-negara demokratis.

Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Machiavelli dan Realpolitik

Niccolò Machiavelli, lewat karyanya 'Sang Penguasa', memperkenalkan teori realpolitik yang menekankan pada pragmatisme dalam pengelolaan kekuasaan. Ia terkenal menyatakan bahwa 'tujuan menghalalkan cara' dalam menciptakan kekuasaan.

Pandangan Machiavelli mengenai ketahanan politik dan kekuasaan relevan tidak hanya pada zamannya, tetapi juga dijadikan rujukan oleh pemimpin masa kini dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia mengemukakan bahwa terkadang pengambil keputusan harus memilih langkah-langkah tidak populer demi menjaga stabilitas.

Dalam konteks politik Indonesia saat ini, beberapa pendekatan Machiavellian dapat terlihat dalam pengambilan keputusan, terutama ketika menjalin dukungan dan menghadapi oposisi.

Pengaruh Pemikir Klasik dalam Era Modern

Pemikir-pemikir klasik ini memberikan dampak yang luas, bukan hanya dalam tatanan pemerintahan, tetapi juga dalam pemahaman masyarakat tentang politik. Landasan teori mereka sering menjadi materi ajar di banyak universitas dan lembaga pendidikan di Indonesia.

Di samping pendidikan formal, pemikiran mereka juga disebarkan melalui media massa dan forum diskusi publik. Di sini, konsep-konsep moralitas, etika, dan kepemimpinan semakin banyak dibahas, memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kompleksitas politik.

Diskusi mengenai kekuasaan dan moralitas sering kali mengingatkan kita pada pemikiran-pemikiran ini, menunjukkan bahwa nilai-nilai dalam politik tetap relevan meskipun telah berabad-abad berlalu.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dari Plato hingga Machiavelli: Relevansi Pemikiran Politik Klasik di Era Modern

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!