Juergen Klopp Pilih Red Bull, Tolak Tawaran dari Liga Inggris
Juergen Klopp, pelatih terkenal asal Jerman, telah menolak tawaran melatih dari Chelsea dan Manchester United setelah meninggalkan Liverpool di akhir musim Liga Inggris 2023-2024.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Ia kini berperan sebagai kepala pengembangan sepak bola global untuk grup Red Bull, menegaskan bahwa ia memilih jalur baru di tengah banyaknya tawaran yang diterimanya.
Juergen Klopp, usai menyelesaikan musim 2023-2024, mendapatkan beberapa tawaran untuk kembali ke dunia kepelatihan termasuk dari Manchester United dan Chelsea. Namun, ia mengambil keputusan untuk melanjutkan karier di Red Bull sebagai kepala pengembangan sepak bola global.
Agen Klopp, Marc Kosicke, menyatakan bahwa meski banyak tim, termasuk tim nasional Inggris dan Jerman, menginginkan jasanya, Klopp tetap memilih untuk tidak melatih di klub Inggris lainnya. Kosicke menambahkan, 'Sebelum bergabung dengan Red Bull, Jürgen bisa saja melatih Amerika Serikat atau Inggris. Mungkin juga Jerman, jika Julian Nagelsmann belum ada di sana.'
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran
Keputusan Klopp untuk menolak tawaran dari sejumlah klub Liga Premier Inggris, termasuk Manchester United dan Chelsea, berlandaskan pada prinsip menghormati klub yang telah ditinggalkannya. Walaupun kedua klub merupakan pesaing yang serius, Klopp lebih memilih untuk melanjutkan karir di luar kompetisi Inggris.
Marc Kosicke menjelaskan bahwa Klopp merasa bangga dengan apa yang telah dicapainya selama ini. 'Ia sangat senang dengan apa yang telah ia capai. Dan tetap luar biasa untuk tercatat dalam sejarah sebagai salah satu dari sedikit pelatih yang hanya melatih tiga klub dan tidak pernah dipecat,' tambah Kosicke.
Saat ini, Klopp berada dalam posisi hiatus sambil merencanakan langkah selanjutnya di dunia kepelatihan. Kosicke mengungkapkan bahwa pelatih berusia 56 tahun itu merasa nyaman dengan posisi barunya saat ini.
'Mungkin suatu saat nanti dia akan mengatakan dia perlu mencium aroma ruang ganti lagi. Tapi saat ini dia sangat, sangat bahagia dengan perannya,' jelas Kosicke, menyoroti bahwa Klopp tidak terburu-buru untuk kembali ke lapangan.
Sementara itu, Timnas Inggris yang sebelumnya mengincar Klopp akhirnya memilih Thomas Tuchel sebagai pengganti Gareth Southgate, menunjukkan betapa besarnya dampak yang ditinggalkan oleh pelatih yang satu ini di dunia sepak bola.
Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: