BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 14:52 WIB

Persiapan Kemenhub untuk Memfasilitasi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026

Persiapan Kemenhub untuk Memfasilitasi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026Persiapan Kemenhub untuk Memfasilitasi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub mempersiapkan langkah strategis untuk menyambut Angkutan Lebaran 1447 H. Diperkirakan, sekitar 143 juta orang akan melakukan perjalanan pada momen Lebaran tahun 2026 ini.

Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat

Persiapan Sarana dan Prasarana Angkutan Darat

Untuk mendukung mobilisasi masyarakat, Kemenhub menyiapkan 177 terminal, yang terdiri dari 115 terminal tipe A dan 62 terminal tipe B. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menjelaskan, "Kami ingin memastikan bahwa semua infrastruktur siap dan dapat digunakan oleh pengguna jasa transportasi darat."

Memfasilitasi perjalanan yang aman dan nyaman, pihak Kemenhub menyediakan 31.345 armada bus. Jumlah ini mencakup 11.639 unit angkutan antar kota antar provinsi, 63 unit lintas batas negara, 17.850 unit angkutan pariwisata, dan 1.793 unit angkutan jalan.

Pentingnya persiapan ini diharapkan mampu menghindari kemacetan dan kesesakan yang biasanya terjadi saat arus mudik. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalani perjalanan pulang yang lebih lancar dan tertib.

Kesiapan Sektor Penyeberangan

Kementerian Perhubungan juga fokus pada sektor penyeberangan untuk mendukung pergerakan antar pulau. Sebanyak 72 unit dermaga dan 254 unit kapal penyeberangan disiapkan, agar arus mudik di wilayah maritim berjalan optimal.

Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital

Ada 29 pelabuhan penyeberangan dan 15 lintas penyeberangan yang akan digunakan untuk melayani masyarakat. Kemenhub berupaya memastikan semua pelabuhan ini beroperasi dengan baik untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat Lebaran.

Dengan adanya penambahan fasilitas ini, diharapkan dapat mengurangi antrean dan memastikan keselamatan para penumpang selama perjalannya.

Prosedur Inspeksi dan Pembatasan Operasional

Kemenhub berkomitmen untuk keselamatan kendaraan yang beroperasi. Inspeksi keselamatan pada bus-bus angkutan Lebaran akan dilaksanakan dari tanggal 23 Februari hingga 29 Maret 2026, untuk memastikan bahwa semua kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Selain itu, Kemenhub bekerja sama dengan Korlantas Polri untuk menerbitkan Surat Keputusan Bersama yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang. Hal ini akan membantu mengelola rekayasa lalu lintas di titik-titik strategis untuk memastikan perjalanan yang aman.

Dengan langkah-langkah proaktif ini, Kemenhub berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran.

Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Persiapan Kemenhub untuk Memfasilitasi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!