Tanda Merah: Harga Emas Antam Turun Signifikan Usai Lonjakan Data Ekonomi AS
Harga emas produk PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. mengalami penurunan drastis pada perdagangan Jumat, 13 Februari 2026.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Berdasarkan informasi dari situs resmi PT Antam, harga satuan 1 gram emas Antam tercatat Rp2.904.000, turun Rp43.000 dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.
Penurunan harga emas Antam juga berimbas pada harga buyback yang turut menurun. Saat ini, harga buyback emas Antam berada di Rp2.688.000 per gram, turun sebesar Rp53.000 dari harga sebelumnya.
Kondisi ini menunjukkan adanya tekanan pada permintaan emas di tingkat ritel, yang berpotensi memengaruhi kegiatan investasi emas di pasar domestik.
Penurunan harga emas Antam Logam Mulia terjadi bersamaan dengan penurunan harga emas global. Data ketenagakerjaan yang kuat dari Amerika Serikat menciptakan tekanan jual yang luas pada pasar emas.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pada perdagangan sebelumnya, harga emas dunia merosot tajam 3,13%, mencapai level terendah dalam satu minggu di angka US$4.919,69 per troy ons.
Tren penurunan ini menjauhkan harga emas dari level psikologis US$5.000 per troy ons, menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor.
Di pasar spot, harga emas dunia pada Jumat pagi mencatatkan penurunan lebih lanjut sebesar 0,20% dengan posisi terbaru di US$4.909,99 per troy ons.
Penurunan ini mencerminkan ketidakpastian di pasar global dan pengaruh yang lebih luas terhadap investasi emas sebagai aset safe haven.
Investor di seluruh dunia akan terus memperhatikan data ekonomi dari Amerika Serikat, yang berpotensi mempengaruhi tren harga emas di masa mendatang.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: