BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 18:58 WIB

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Reshuffle Jelang Ramadan dan LebaranPemerintah Tegaskan Tak Ada Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa tidak akan ada reshuffle dalam Kabinet Merah Putih menjelang bulan suci Ramadan dan Lebaran. Fokus pemerintah saat ini adalah mengoptimalkan persiapan agar masyarakat dapat menjalani momen religius tersebut dengan lancar.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran

Dalam rangka meringankan beban masyarakat, pemerintah juga akan menyediakan berbagai stimulus ekonomi, termasuk diskon tiket perjalanan sebesar 17-18% yang akan ditanggung oleh pemerintah melalui skema PPN.

Fokus pada Ibadah Puasa dan Lebaran

Dalam pernyataannya di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Prasetyo menegaskan tidak ada rencana reshuffle kabinet. Ia menyampaikan, 'Enggak ada reshuffle, enggak ada,' menegaskan bahwa perhatian pemerintah kini terfokus pada kemudahan bagi masyarakat yang akan menjalani bulan suci.

Mensesneg menyebutkan bahwa langkah-langkah ini diambil agar masyarakat dapat menjalani bulan suci dan Lebaran dengan sebaik mungkin, memperlihatkan komitmen pemerintah dalam mendukung aktivitas keagamaan.

Ia menambahkan, 'Kita menjelang bulan suci Ramadan, kan, sebagaimana yang tadi baru saja diumumkan (pemberian stimulus ekonomi),' mengindikasikan bahwa pemerintah serius dalam mempersiapkan berbagai kebijakan yang mendukung.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Stimulus untuk Masyarakat yang Kurang Mampu

Prasetyo juga menggarisbawahi pentingnya memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu selama Ramadan. Ia menyatakan, 'Kita berpikir terus-menerus bagaimana meringankan beban saudara-saudara kita terutama di desil 1 hingga desil 4.'

Stimulus yang direncanakan mencakup diskon tiket perjalanan untuk kereta api, pesawat, dan kapal laut. Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat yang akan mudik dan bersilaturahim dengan keluarga.

Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap situasi ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya bagi mereka yang berada dalam kategori ekonomi lemah.

Peluncuran Kebijakan Stimulus dari Pemerintah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memperkuat pernyataan Mensesneg dengan menyatakan bahwa pemerintah berencana meluncurkan kebijakan stimulus menjelang bulan Ramadan 2026. Ia mengungkapkan, 'Stimulus kita siapkan, mungkin menjelang bulan puasa nanti akan kita dorong.'

Kebijakan ini mencakup diskon tiket pesawat menggunakan skema PPN DTP, dengan nilai diskon yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Airlangga menjelaskan, 'Diskon tiket realnya nanti sekitar 17–18% dengan PPN ditanggung pemerintah.'

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dalam bentuk biaya perjalanan yang lebih terjangkau.

Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!