Warisan Mpok Alpa: Ajie Darmaji Ambil Tanggung Jawab Sebagai Wali
Pengadilan Agama Jakarta Selatan telah mengeluarkan keputusan penting terkait perwalian anak-anak almarhumah komedian Mpok Alpa. Dalam putusannya, Ajie Darmaji ditetapkan sebagai wali sah bagi tiga anak mereka yang masih di bawah umur.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi
Keputusan tersebut memberikan Ajie tanggung jawab penuh untuk mewakili ketiga anak dalam hal hukum. Selain itu, warisan yang ditinggalkan Mpok Alpa akan dibagi sama rata di antara keempat anaknya sebagai bentuk keadilan.
Pengadilan Agama Jakarta Selatan memutuskan bahwa Ajie Darmaji akan menjadi wali sah bagi tiga anaknya yang masih di bawah umur. Hal ini memberikan Ajie kewenangan untuk mewakili ketiga anak dalam berbagai urusan hukum yang diperlukan.
Anak pertama mereka, Sherly, sudah dianggap cukup umur dan tidak termasuk dalam perwalian yang diberikan kepada Ajie. Meski demikian, Sherly tetap memiliki hak atas warisan Mpok Alpa sebagai salah satu ahli waris.
Ajie Darmaji menjelaskan bahwa warisan yang ditinggalkan oleh Mpok Alpa akan dibagi rata di antara semua anaknya tanpa diskriminasi. Dalam hal ini, Ajie memilih untuk mengikuti hukum adat, yang menegaskan bahwa pembagian dilakukan tanpa membedakan anak laki-laki dan perempuan.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari
"Pembagiannya ke anak ya rata. Karena mungkin yang kita pakai Hukum Adat ya. Kalau Hukum Islam kan laki-laki itu lebih besar. Saya pakai Hukum Adat. Karena sama-sama lahir dari rahim ibunya. Jadi nggak ada yang dibeda-bedain," ujar Ajie saat diwawancarai di Cinere, Depok.
Dia juga menyatakan bahwa dua rumah milik keluarga akan dibagi sesuai dengan kebutuhan anak-anak di masa depan. Bahkan, Ajie tidak keberatan jika Sherly memilih untuk menempati salah satu rumah ketika ia berkeluarga.
Sebagai seorang ayah tunggal, Ajie Darmaji kini harus menjalankan dua peran sekaligus, yakni sebagai ayah dan ibu. Ia menyadari bahwa tugas mengurus anak-anak bukanlah hal yang mudah dan memerlukan banyak kesabaran serta usaha.
"Saya ini sudah ngerangkap jadi bapak, jadi ibu juga. Kalau jadi bapak masih enak, kalau jadi ibu ini yang saya bingung. Ngurusin anak, sarapan, baju, itu yang paling sulit," ungkapnya.
Ajie menekankan bahwa segala upaya yang dilakukannya ditujukan demi masa depan anak-anaknya. Ia berharap tidak ada orang lain yang perlu merasakan kehilangan pasangan seperti yang dia alami.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: