Gubernur DKI Jakarta Hentikan Sementara Operasi RDF Rorotan Terkait Keluhan Warga
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memutuskan untuk menghentikan sementara operasional fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap protes warga yang mengeluhkan bau menyengat dari kegiatan pengolahan dan pengangkutan sampah.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran
Pramono menegaskan bahwa masalah utama terletak pada sistem pengangkutan sampah, dan berharap tindakan ini dapat meredakan keluhan masyarakat yang semakin meningkat.
Keluhan dari warga Rorotan terkait dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh bau dari fasilitas RDF telah menjadi perhatian serius. Dampak ini mencakup masalah kesehatan fisik dan tekanan mental yang dirasakan masyarakat akibat aktivitas di fasilitas tersebut.
Pernyataan Pramono Anung juga menyebutkan bahwa Pemprov DKI Jakarta siap bertanggung jawab atas biaya pengobatan warga jika diperlukan. "Kalau ada biaya, sebenarnya pemerintah DKI Jakarta bisa bertanggung jawab," tegasnya.
Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat
Menurut Pramono, bau menyengat yang dikeluhkan warga disebabkan oleh air lindi yang jatuh selama proses pengangkutan sampah. Air lindi yang menetes dari armada angkut yang sudah tua menjadi penyebab utama keluhan tersebut.
Selama ini, fasilitas RDF Rorotan beroperasi dengan kapasitas antara 200 hingga 500 ton per hari, tanpa menimbulkan masalah yang berarti. Namun, timbul masalah bau saat sampah diangkut menuju fasilitas tersebut.
Pramono menyatakan bahwa untuk menangani masalah transportasi, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembelian armada pengangkut sampah baru pada tahun 2025. Ia melarang penggunaan kendaraan lama yang dianggap tidak layak, guna mengurangi masalah bau.
Menghadapi protes masyarakat, Pramono menegaskan bahwa RDF Rorotan tidak dapat ditutup secara permanen mengingat investasi besar dalam pembangunan fasilitas tersebut. Ia berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi warga dan mencari solusi terbaik.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: