Tragedi di Dunia Musik: Meninggalnya Lucky Widja di Usia 49 Tahun
Vokalis grup musik Element, Lucky Widja, meninggal dunia pada 25 Januari 2026 di usia 49 tahun.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil
Sebelum menghembuskan napas terakhir, Lucky telah berjuang melawan TB ginjal selama empat tahun.
Lucky Widja, yang lahir pada tahun 1975, mengalami penurunan kesehatan drastis dalam tiga tahun terakhir, dengan berat badannya menyusut dari sekitar 82-84 kg menjadi hanya 64 kg.
Dalam wawancara dengan Ferdy Element pada tahun 2023, Lucky mengungkapkan, 'Gue kena sakit agak aneh, sangat jarang sebenarnya, gue kena TB ginjal.' Ia menjelaskan dengan detil bahwa penyakitnya berdampak pada seluruh saluran kencing.
Kondisi ini diketahui setelah Lucky mengalami pingsan mendadak pada tahun 2022 usai berbuka puasa, yang kemudian membawanya untuk menjalani pengobatan intensif di beberapa rumah sakit.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dari serangkaian pemeriksaan, terungkap bahwa tuberkulosis ginjal yang dideritanya memengaruhi seluruh bagian bawah tubuh, termasuk ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.
Lucky menjelaskan, 'TB itu macem-macem, ada TBC darah, masuk ke otak, getah bening, organ. Masuknya tetap sama lewat hidung.' Penyakit ini mendorongnya untuk mencari diagnosis yang tepat di berbagai rumah sakit.
Ia mengalami pembengkakan pada salah satu ginjalnya yang berdampak signifikan pada kualitas hidupnya sehari-hari.
Kepergian Lucky Widja menyisakan duka mendalam di hati penggemar dan rekan-rekannya dalam industri musik yang telah kehilangan sosok inspiratif.
Kariernya yang gemilang sebagai vokalis grup Element memberikan kontribusi besar bagi dunia musik Indonesia, dengan karya-karya yang akan terus dikenang.
Di tengah perjuangannya melawan penyakit, semangat dan dedikasi Lucky terhadap musik tetap terlihat, menciptakan kenangan yang abadi di hati para penggemarnya.
Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: