Tragedi Longsor Cisarua: Usaha Pencarian Terus Berlanjut dengan Ditemukannya 11 Jenazah
Proses pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mengalami kemajuan signifikan dengan ditemukannya 11 jenazah pada pagi ini.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Namun, tim gabungan masih mencatat 79 warganya yang hilang dan upaya pencarian terus dilakukan tanpa henti.
Pada hari pertama pencarian, tim evakuasi berhasil menemukan 11 jenazah korban yang berasal dari longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, menyatakan bahwa saat ini sudah ada 23 orang yang berhasil diselamatkan, namun pencarian terhadap 79 orang yang hilang masih terus dilakukan.
Sumber data ini mencerminkan keberhasilan awal dalam evakuasi meski tantangan masih menghadang di depan.
Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel
Pada hari kedua, pencarian dilakukan dengan bantuan anjing pelacak yang disediakan oleh Polda Jawa Barat, guna mempercepat proses evakuasi.
AKBP Niko menjelaskan bahwa cuaca yang cerah dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pencarian di area yang diperkirakan terdapat korban.
Tim juga diingatkan akan bahaya medan terjal yang dapat menghambat proses pencarian, sehingga kewaspadaan sangat penting.
Bencana longsor ini terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, diakibatkan oleh tanah yang bercampur air dari lereng Gunung Burangrang.
Longsor ini menerjang permukiman warga dan memicu pencarian dan evakuasi yang melibatkan berbagai pihak.
Proses pencarian ini dilakukan secara intensif bertujuan untuk menemukan korban secepat mungkin, mengingat banyak warga yang masih hilang.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: