BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 20:13 WIB

Bencana Alam Terjang Wisata Guci, Infrastruktur Hancur

Bencana Alam Terjang Wisata Guci, Infrastruktur HancurBencana Alam Terjang Wisata Guci, Infrastruktur Hancur

Kawasan wisata alam Guci di Kabupaten Tegal mengalami bencana banjir bandang yang mengakibatkan kerusakan parah. Infrastruktur utama, seperti kolam air panas dan jembatan, mengalami kerusakan berat.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Menurut laporan dari pihak berwenang, hancurnya kolam air panas dan beberapa jembatan menggambarkan dampak destruktif yang ditimbulkan oleh bencana ini. Diperlukan langkah-langkah pemulihan segera agar kawasan dapat bangkit kembali.

Kondisi Terakhir Pasca Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal melaporkan tingkat kerusakan yang sangat signifikan akibat banjir ini. M Wisnu Imam, petugas Satgas Penanggulangan Bencana, menjelaskan bahwa pancuran kolam air panas di kawasan tersebut telah rata dengan tanah.

Ia menyatakan, "Banjir bandang Kali Gung menyebabkan pancuran 13 rata dengan tanah, jembatan besar juga roboh. Pancuran Barokah juga sudah rata tanah, Pancuran Lima juga sama. Jembatan gantung di Pancuran Lima juga sudah hanyut."

Selain kerusakan permanen pada infrastruktur, hilangnya satu alat berat jenis beko di Pancuran 13 ikut menambah kerugian akibat bencana alam ini. Hal ini menunjukkan bahwa dampak dari bencana ini sangat menyedihkan bagi penduduk lokal.

Penyebab Banjir dan Reaksi Warga

Banjir ini terjadi dengan cepat, di mana warga melaporkan bahwa debit air Kali Gung meningkat tajam pada Jumat sore. Taufiq, seorang warga setempat, menggambarkan pengalaman menegangkan saat gemuruh air terdengar.

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

"Awalnya hanya hujan deras. Namun tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Air langsung datang besar dan keruh," katanya.

Pada dini hari, ketinggian air mencapai sekitar tujuh meter, menunjukkan bagaimana arus yang sangat kuat berpadu dengan material lumpur dan pasir. Jembatan yang biasa digunakan wisatawan tidak mampu menahan hantaman tersebut.

"Air naik sangat cepat. Jembatan yang biasa dilewati wisatawan tidak kuat menahan hantaman air yang membawa material lumpur dan pasir," ungkap Taufiq dengan nada prihatin.

Dampak Jangka Panjang bagi Kawasan Wisata

Kerusakan infrastruktur di kawasan wisata Guci ini berpotensi menurunkan jumlah kunjungan wisata di masa mendatang. Hal ini juga menyebabkan kerugian material dan proyek perbaikan yang membutuhkan waktu lama serta sumber daya yang besar.

Kawasan yang sebelumnya ramai dikunjungi wisatawan kini menghadapi tantangan besar untuk pemulihan. Pihak berwenang diharapkan dapat memberikan perhatian lebih agar keselamatan dan kenyamanan pengunjung terjamin.

Langkah-langkah mitigasi yang perlu dipikirkan termasuk penataan ulang infrastruktur serta pelaksanaan sistem peringatan dini. Upaya ini penting agar bencana serupa tidak terulang dan keselamatan warga serta pengunjung dapat terjaga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Bencana Alam Terjang Wisata Guci, Infrastruktur Hancur

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!