BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 22 JANUARI 2026 • 19:03 WIB

Tragedi Kecelakaan Kereta dan Minibus di Tebingtinggi, Sembilan Nyawa Melayang

Tragedi Kecelakaan Kereta dan Minibus di Tebingtinggi, Sembilan Nyawa MelayangTragedi Kecelakaan Kereta dan Minibus di Tebingtinggi, Sembilan Nyawa Melayang

Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Kota Tebingtinggi, Sumatra Utara, di mana sembilan orang kehilangan nyawa setelah minibus bertabrakan dengan Kereta Api Sri Billah Utama pada Rabu, 21 Januari 2023.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat

Seluruh korban, yang merupakan penumpang dan pengemudi minibus, dievakuasi ke RS Bhayangkara Kota Tebingtinggi untuk penanganan lebih lanjut.

Rincian Korban dan Kejadian

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Rina Frillya, mengungkapkan bahwa salah satu korban tewas adalah Abdul Kadir Al Jaelani, pengemudi minibus berusia 42 tahun, yang dinyatakan meninggal setelah dirawat di rumah sakit.

Dari laporan yang diterima, korban lainnya yang meninggal di lokasi kejadian terdiri atas delapan orang, termasuk seorang balita berusia empat tahun dan seorang lansia berusia 80 tahun. Mereka berasal dari daerah Kecamatan Deliserdang dan Medan Marelan.

AKBP Rina Frillya menegaskan, "Seluruh korban meninggal dunia merupakan penumpang Toyota Avanza BK 1657 AB. Sedangkan penumpang kereta api tidak ada korban."

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz

Detail Kejadian

Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB ketika minibus yang dikemudikan Abdul Kadir melintas di perlintasan tanpa palang pintu tepat saat Kereta Api Sri Billah Utama melaju dari arah Rantau Prapat menuju Medan.

Berdasarkan laporan awal, pengemudi tidak mendengar peringatan dan teriakan dari saksi sekitar untuk tidak melewati perlintasan tersebut. Akibatnya, tabrakan tidak bisa terhindarkan dan kendaraan terseret sejauh 300 meter.

AKBP Rina menjelaskan, "Desi keterangan saksi, mobil tersebut sudah diteriaki oleh saksi agar jangan melintas, namun mobil tetap melaju melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut."

Tindakan Kepolisian dan Penyelidikan

Sesudah insiden tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti, serta mencatat identitas korban di rumah sakit.

Penyidikan lebih lanjut dilakukan untuk menentukan penyebab kecelakaan ini. Minibus diketahui telah berangkat dari Kabupaten Deliserdang untuk menghadiri acara keluarga di Kabupaten Batubara sebelum tragedi terjadi.

Kapolres menambahkan, "Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mendata korban di rumah sakit, memeriksa sejumlah saksi, serta mendokumentasikan seluruh rangkaian kejadian."

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tragedi Kecelakaan Kereta dan Minibus di Tebingtinggi, Sembilan Nyawa Melayang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!