BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 20 JANUARI 2026 • 14:25 WIB

Mencapai Anak Terpinggirkan: Upaya Data Program Makan Bergizi Gratis

Mencapai Anak Terpinggirkan: Upaya Data Program Makan Bergizi GratisMencapai Anak Terpinggirkan: Upaya Data Program Makan Bergizi Gratis

Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan masih banyak anak-anak yang berhak menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum terdaftar. Pentingnya mendata anak-anak dari pernikahan siri dan yang putus sekolah menjadi fokus utama dalam pemenuhan hak gizi anak.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI bahwa banyak kecamatan yang kekurangan data lengkap penerima manfaat MBG. Oleh karena itu, pengumpulan data menjadi langkah yang krusial untuk memastikan semua anak yang memenuhi kriteria mendapatkan akses.

Kebutuhan Data yang Akurat

Dalam rapat tersebut, Dadan menjelaskan pentingnya memperbarui data penerima manfaat MBG. Dia mencatat, 'Banyak pesantren yang tidak terdata di Kementerian Agama dan itu adalah penerima manfaat.'

Kekurangan data juga mencakup anak balita dan ibu hamil yang belum terdaftar. Ia menekankan, 'Banyak anak-anak balita termasuk ibu hamil ibu menyusui yang belum terdata dalam sistem kenegaraan seperti misalnya anak-anak dari pernikahan dini atau pernikahan siri itu tak punya NIK.'

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Langkah untuk Mengatasi Masalah Data

Dadan mengusulkan perlu dilakukan pendataan ulang pada setiap RT untuk menjangkau kelompok yang belum terdata. 'Sehingga harus kita data ulang ke setiap RT-RT untuk memastikan bahwa mereka akan mendapatkan makan bergizi, termasuk juga anak putus sekolah di usia antara 0 sampai 18 tahun,' tegasnya.

Badan Gizi Nasional mengedepankan kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan semua anak yang berhak mendapatkan MBG terjaring. Ini termasuk mempermudah akses bagi anak-anak yang tidak dapat melanjutkan sekolah.

Inisiatif Sekolah Rakyat sebagai Solusi

Dadan menyampaikan rencana untuk memasukkan anak-anak yang putus sekolah ke dalam program Sekolah Rakyat agar mereka mendapatkan akses MBG. 'Kalau mereka putus sekolah sebagian mereka akan masuk Sekolah Rakyat, sebagian yang belum masuk Sekolah Rakyat kita akan kumpulkan di satu tempat untuk mendapatkan program MBG,' ujarnya.

Melalui langkah tersebut, diharapkan semua anak yang memenuhi syarat, termasuk yang kurang beruntung, dapat memperoleh akses terhadap makanan bergizi yang sangat penting untuk perkembangan mereka.

Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mencapai Anak Terpinggirkan: Upaya Data Program Makan Bergizi Gratis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!