BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 20 JANUARI 2026 • 14:15 WIB

Pemecatan Wakil Perdana Menteri oleh Kim Jong Un: Sebuah Tindakan Mencolok di Tengah Ketidakpuasan

Pemecatan Wakil Perdana Menteri oleh Kim Jong Un: Sebuah Tindakan Mencolok di Tengah KetidakpuasanPemecatan Wakil Perdana Menteri oleh Kim Jong Un: Sebuah Tindakan Mencolok di Tengah Ketidakpuasan

Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, melakukan pemecatan terbuka terhadap Wakil Perdana Menteri Yang Sung Ho pada Selasa (20/1). Tindakan ini menegaskan ketidakpuasan Kim terhadap kinerja para pejabat yang dianggap 'tidak kompeten'.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Laporan dari Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) menyebutkan bahwa pemecatan ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan reformasi dalam pemerintah demi memperbaiki kondisi ekonomi negara.

Kritik Terhadap Kinerja Pejabat

Dalam pidatonya, Kim Jong Un menyoroti sejumlah pejabat yang dianggapnya 'tidak bertanggung jawab, tidak sopan, dan tidak kompeten'. Ia menegaskan, 'Tolong, Kamerad Wakil Perdana Menteri, mengundurkan diri atas kemauan sendiri selagi masih bisa, sebelum semuanya terlambat'.

Kim menyatakan bahwa Yang tidak layak untuk dipercayai menjalankan tugas berat, dengan ungkapan metaforis bahwa menunjuk Yang sebagai wakil sama dengan 'memasang gerobak pada seekor kambing'. Pernyataan ini mencerminkan ketidakpuasan terhadap pola pemilihan kader.

Selanjutnya, Kim menekankan, 'Singkatnya, yang menarik gerobak adalah sapi, bukan kambing', menandakan keseriusan keluhan terhadap pemilihan pejabat yang tidak sesuai.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo di Jakarta Karena Kondisi Tak Kondusif

Dinamika Politik dan Stabilitas Pemerintahan

Pemecatan yang dilakukan secara terbuka merupakan langkah yang jarang diambil, meskipun Kim Jong Un sering menegur pejabat yang malas atau mengelola kebijakan dengan buruk. Hal ini menunjukkan meningkatnya ketegangan dalam pemerintahan Korut.

Menurut pengamat, termasuk Yang Moo Jin dari University of North Korean Studies, pemecatan Yang Sung Ho berpotensi terkait dengan persiapan menuju kongres partai berkuasa. Agenda kongres diperkirakan akan berfokus pada kebijakan ekonomi dan perencanaan pertahanan.

Sejarah menunjukkan bahwa tindakan tegas seperti ini dapat berdampak serius, mengingat kasus pamannya, Jang Song Thaek, yang dieksekusi pada tahun 2013. Ini menegaskan betapa ketatnya disiplin yang diterapkan Kim terhadap pejabatnya.

Visi Ekonomi Masa Depan

Kim Jong Un meminta agar segera diambil langkah untuk mengatasi 'keterbelakangan ekonomi yang telah berlangsung selama berabad-abad'. Ia berambisi membangun ekonomi modern yang dapat menjamin masa depan negara.

Kompleks mesin industri yang baru-baru ini diresmikan dianggap sebagai investasi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi. Laporan menunjukkan bahwa kompleks ini dapat menyumbang sekitar 16 persen dari total produksi mesin di Korea Utara.

Langkah-langkah yang diambil ini menandakan bahwa Kim Jong Un bersiap untuk lebih agresif dalam menangani masalah ekonomi dan menyelesaikan penyimpangan di kalangan aparatur pemerintahan.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pemecatan Wakil Perdana Menteri oleh Kim Jong Un: Sebuah Tindakan Mencolok di Tengah Ketidakpuasan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!