Pertarungan Hukum Valentino Rossi: Dugaan Penarikan Dana dari Rekening Ayahnya
Valentino Rossi telah mengajukan gugatan terhadap kekasih ayahnya, Graziano Rossi, setelah mencurigai adanya penarikan dana yang tidak sah dari rekening orang tuanya.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH
Perselisihan ini berawal setelah Valentino, yang ditunjuk sebagai wali harta ayahnya, menemukan bahwa sekitar 200.000 euro telah hilang dari rekening Graziano.
Gugatan ini muncul setelah Graziano mengalami masalah kesehatan yang cukup serius pada tahun 2024, yang memaksa Valentino untuk menjadi wali. Meskipun pengangkatan itu disetujui setelah pemeriksaan medis, Graziano kemudian meminta pembatalan sebagai wali.
Hakim Davide Storti di pengadilan Pesaro mengabulkan permohonan ini, menunjukkan adanya perselisihan antara Graziano dan Valentino. Graziano menyatakan ketidaksetujuannya terhadap keputusan tersebut, yang lebih lanjut menambah ketegangan dalam hubungan mereka.
Kini, Valentino telah mengajukan gugatan terhadap kekasih Graziano, Ambra Arpino, yang diduga terlibat dalam penarikan uang yang signifikan dari rekening ayahnya.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo di Jakarta Karena Kondisi Tak Kondusif
Jaksa Penuntut Umum Pesaro, Irene Lilliu, telah memulai penyelidikan untuk memastikan kondisi kesehatan Graziano saat ini. Psikiater Prof. Luca Cimino yang ditunjuk menyatakan bahwa Graziano dalam kondisi sehat dan mampu mengelola kehidupannya.
Walaupun dinyatakan sehat, penyelidikan tetap berlanjut untuk mengungkap aliran uang yang mencurigakan dari rekening Graziano dalam kurun waktu 12 tahun. Temuan awal menunjukkan adanya penyaluran dana melalui pengeluaran yang tidak jelas dan pinjaman.
Temuan ini mengubah kasus ini menjadi masalah hukum yang lebih luas yang melibatkan keluarga serta otoritas hukum, menandakan adanya potensi kolusi dalam pengelolaan keuangan Graziano.
Dalam kolomnya di Corriere della Sera, Valentino mengungkapkan kesedihannya terhadap kondisi ayahnya dan menyatakan bahwa ia merasa terasing. "Rasanya seperti saya tidak punya ayah lagi," ungkap Valentino dengan nada penuh keprihatinan.
Sementara itu, Graziano mengungkapkan rasa ketidakpuasan atas kurangnya partisipasi dalam keputusan yang berpengaruh pada hidupnya. Ia bertekad untuk melanjutkan rencananya untuk menikah dengan Ambra, menyatakan, "Saya berharap Valentino akan mendekati saya dan menjembatani jarak ini."
Ambra juga memberikan tanggapan, membela diri dari tuduhan yang diarahkan kepadanya. "Saya merasa tertekan karena semua ini, tetapi saya tidak takut dengan hasil penyelidikan yang berlangsung," tegasnya, menunjukkan ketahanan dalam menghadapi situasi sulit ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: