BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 18 JANUARI 2026 • 21:56 WIB

Tim DVI Polda Jabar Melakukan Pengambilan Sampel DNA Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Tim DVI Polda Jabar Melakukan Pengambilan Sampel DNA Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500Tim DVI Polda Jabar Melakukan Pengambilan Sampel DNA Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah memulai proses pengambilan sampel DNA dari keluarga pramugari pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengonfirmasi bahwa pengambilan sampel dilakukan di rumah keluarga korban yang bernama Esther Aprilita S di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Proses Pengambilan Sampel DNA

Tim DVI Polda Jawa Barat mengunjungi kediaman keluarga korban untuk mengambil data ante mortem serta sampel DNA. Proses ini adalah bagian dari upaya identifikasi korban secara ilmiah yang diperlukan.

Kombes Pol Hendra Rochmawan menekankan bahwa pengambilan data dan sampel sangat penting untuk membantu dalam proses identifikasi yang resmi dan sistematis. Kegiatan ini dilakukan dengan dukungan penuh dari pihak keluarga, yang pastinya merasakan dampak emosional akibat peristiwa tragis ini.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Rincian Kecelakaan Pesawat

Pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak pada 17 Januari 2026 sekitar pukul 13.17 WITA, sedang dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Makassar. Pesawat tersebut membawa 11 penumpang ketika menghilang di kawasan udara perbatasan antara Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan.

Sebelum kehilangan kontak, pesawat telah melakukan komunikasi dengan petugas Air Traffic Control (ATC) Makassar dan dijadwalkan untuk melakukan intercept ILS runway 21.

Penemuan Serpihan Pesawat

Tim SAR gabungan telah menemukan serpihan pesawat ATR 42-500 di sekitar lereng Gunung Bulusaraung. Penemuan ini menandakan bahwa pesawat mengalami kecelakaan fatal.

Pesawat lepas landas dari Yogyakarta pada pukul 09.08 WITA dan diperkirakan akan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 12.22 WITA. Hilangnya kontak dengan pesawat menjadi sorotan dalam upaya pencarian dan penyelamatan yang terus dilakukan oleh tim terkait.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tim DVI Polda Jabar Melakukan Pengambilan Sampel DNA Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!