BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 16 JANUARI 2026 • 13:18 WIB

Bincang Strategis di Istana: Hilirisasi Logam Tanah Jarang untuk Industri Masa Depan

Bincang Strategis di Istana: Hilirisasi Logam Tanah Jarang untuk Industri Masa DepanBincang Strategis di Istana: Hilirisasi Logam Tanah Jarang untuk Industri Masa Depan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Teknologi, Brian Yuliarto, bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas hilirisasi logam tanah jarang.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Pertemuan ini menandai langkah penting dalam mempercepat pengelolaan mineral kritis yang diperlukan untuk mendorong kemajuan industri Indonesia.

Fokus pada Hilirisasi Logam Tanah Jarang

Pertemuan yang berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026, dihadiri oleh sejumlah menteri serta tamu dari luar negeri. Brian Yuliarto menyatakan, "Jadi, Pak Presiden ingin mendorong industri strategis, terutama industri mineral kritis di Indonesia. Tadi saya mendapatkan arahan agar dipercepat."

Menekankan keutamaan hilirisasi, Brian menambahkan bahwa proses ini akan membantu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya mineral. "Teknologi segera dikuasai sehingga kandungan mineral kritis, rare earth salah satunya itu bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat," lanjutnya.

Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat

Aplikasi Logam Tanah Jarang dalam Industri Mobil Nasional

Dalam diskusinya, Brian mengungkapkan penggunaan logam tanah jarang dalam pengembangan mobil nasional. Meskipun saat ini aplikasi masih terbatas, ia optimis akan perkembangan berikutnya.

"Mobnas tadi ya, beberapa. Tapi itu kan beberapa aplikasi rare earth juga untuk Mobnas," ujarnya, menunjukkan adanya potensi pada sektor otomotif.

Presiden Prabowo juga mendorong Danantara untuk menjajaki kerja sama teknologi luar negeri guna mempercepat hilirisasi. Brian berharap kerjasama internasional dapat mempercepat penguasaan teknologi.

Kepentingan Neodymium-Praseodymium (NdPr)

Brian menyoroti pentingnya neodymium-praseodymium (NdPr) dalam pengembangan logam tanah jarang. "Salah satu aplikasinya. Karena di sana ada, misalnya, NdPr yaitu aplikasi untuk permanen magnet yang sangat dibutuhkan untuk kendaraan listrik," jelasnya.

Dengan meningkatnya ketertarikan pada kendaraan listrik, penguasaan teknologi dalam pengelolaan logam tanah jarang menjadi kian penting. Hal ini diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan industri kendaraan listrik di tanah air.

Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Bincang Strategis di Istana: Hilirisasi Logam Tanah Jarang untuk Industri Masa Depan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!