Persiapan Evakuasi Warga Negara Indonesia di Tengah Kerusuhan Iran
Situasi kerusuhan yang meluas di Iran mendorong pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI). Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa langkah-langkah evakuasi sedang dirancang untuk melindungi keselamatan WNI, khususnya mahasiswa yang berada di sana.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Pernyataan tersebut disampaikan pada 14 Januari 2026 di Jakarta, menyusul kekhawatiran terhadap keselamatan WNI di tengah demonstrasi yang berlangsung terus-menerus.
Kerusuhan di Iran telah meningkat signifikan dalam dua pekan terakhir, berawal dari demonstrasi yang dipicu oleh masalah ekonomi pada akhir bulan Desember. Laporan dari Human Rights Activists News Agency menyebutkan bahwa gelombang protes telah menyebabkan korban jiwa yang mencapai 2.571 orang.
Data tersebut dikumpulkan dari aktivis di lapangan, menyoroti seriusnya situasi di dalam negeri Iran. Demonstrasi ini mencerminkan frustrasi publik terhadap pemerintah dan kondisi ekonomi yang memburuk.
Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa komunikasi dengan WNI di Iran mengalami kesulitan, terutama di tengah kerusuhan yang sedang berlangsung. Ia menekankan pentingnya persiapan langkah-langkah evakuasi yang dapat diambil jika situasi semakin memburuk.
Ia berkata, "Saya juga sudah menyampaikan untuk di Iran, untuk mempersiapkan langkah-langkah, jika suatu waktu evakuasi itu perlu dilakukan." Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga keselamatan warganya di luar negeri.
Sugiono juga mengimbau WNI yang berada di Iran untuk selalu waspada dan memperhatikan perkembangan situasi di sekitarnya. Pemerintah merekomendasikan agar para WNI menjauh dari lokasi-lokasi yang berisiko tinggi, termasuk tempat-tempat demonstrasi.
Ia menegaskan, "Kita harus sampaikan kepada seluruh warga negara Indonesia yang ada di Iran untuk tetap waspada, perhatikan perkembangan situasi, menjauh dari tempat-tempat untuk diikuti demonstrasi." Imbauan ini dimaksudkan untuk melindungi WNI dari potensi risiko yang mungkin terjadi.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: