BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 14 JANUARI 2026 • 17:27 WIB

Angka Kematian Meningkat Drastis dalam Protes Anti-Pemerintah di Iran

Angka Kematian Meningkat Drastis dalam Protes Anti-Pemerintah di IranAngka Kematian Meningkat Drastis dalam Protes Anti-Pemerintah di Iran

Gelombang protes antipemerintah di Iran menunjukkan dampak yang tragis, dengan lebih dari 2.500 orang dilaporkan tewas. Laporan terbaru dari Human Rights Activists News Agency (HRANA) menyebutkan bahwa mayoritas korban adalah demonstran yang jatuh akibat tindakan keras dari otoritas.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan

Protes yang mulai berlangsung pada 28 Desember 2025 ini dipicu oleh krisis ekonomi yang parah, termasuk penurunan tajam nilai mata uang Rial Iran. Tindakan keras ini tidak hanya mengakibatkan kritik internasional, tetapi juga memperburuk ketegangan di dalam negeri.

Dinamika Protes yang Terus Berkembang

Protes bermula di Grand Bazaar Teheran, sebagai reaksi pedagang dan pemilik toko terhadap situasi ekonomi yang semakin memburuk. Gerakan ini kemudian menyebar ke banyak daerah, menunjukkan bahwa frustrasi masyarakat meluas di seluruh Iran.

HRANA melaporkan bahwa dari angka kematian, 2.403 adalah demonstran, 147 individu yang terhubung dengan pemerintah, dan 12 anak di bawah 18 tahun. Hal ini menandakan bahwa kekerasan yang dilaksanakan oleh pihak berwenang telah membawa dampak luas terhadap berbagai lapisan masyarakat.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Risiko, dan Tips Keamanan

Pernyataan Resmi dan Respons Global

Sebelumnya, seorang pejabat Iran yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan bahwa jumlah korban tewas di lapangan mencapai sekitar 2.000 orang. Ia menuduh adanya elemen 'teroris' yang berperan dalam meningkatkan jumlah kematian di antara warga sipil dan aparat keamanan.

Ini adalah kali pertama bahwa pemerintah Iran memberikan estimasi resmi terkait jumlah korban, namun informasi tersebut menekankan ketegangan yang meningkat, terutama dengan reaksi dari negara lain, termasuk Amerika Serikat, yang menunjukkan dukungan terhadap para demonstran.

Konflik Internasional dan Tuduhan Terhadap Pihak Ketiga

Teheran telah menuduh Amerika Serikat dan Israel berperan dalam memperburuk situasi melalui dukungan terhadap kelompok-kelompok radikal. Dalam pandangan pemerintah, tingginya angka kematian adalah hasil dari provokasi yang diarahkan oleh kekuatan asing.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyampaikan rasa dukungannya terhadap rakyat Iran dan menyatakan bahwa 'bantuan akan segera datang' memberikan dimensi internasional terhadap situasi yang sedang berkembang. Ini jelas memperlihatkan ketegangan yang semakin mendalam antara Iran dan negara-negara barat.

Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Angka Kematian Meningkat Drastis dalam Protes Anti-Pemerintah di Iran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!