BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 09 JANUARI 2026 • 16:59 WIB

Dinamika Emosi Anak Terhadap Ibu: Menelusuri Akar Kebencian

Dinamika Emosi Anak Terhadap Ibu: Menelusuri Akar KebencianDinamika Emosi Anak Terhadap Ibu: Menelusuri Akar Kebencian

Fenomena kebencian anak kepada ibu kandung sering muncul dalam dinamika hubungan keluarga, terutama di masa remaja.

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dalam hubungan yang seharusnya penuh kasih, terkadang muncul perasaan dikhianati yang menumbuhkan emosi negatif.

Agresi Emosional dan Harapan yang Tidak Terpenuhi

Peran ibu dalam kehidupan anak sangatlah signifikan, tetapi sering kali terdapat harapan yang tidak realistis terhadap figur ibu.

Menurut Sabrina Romanoff, PsyD, psikolog klinis di Yeshiva University, New York City, 'seseorang umumnya menyimpan rasa benci terhadap ibunya saat pernah diperlakukan tidak adil, diabaikan, atau disakiti.'

Harapan yang tidak terpenuhi ini menjadi titik tolak kemarahan, menciptakan dinamika rumit antara cinta dan benci sebagai bagian dari emosi manusia yang kompleks.

Dinamika Ketidakpastian dalam Pola Asuh

Sikap tidak konsisten dari orang tua sering kali menjadi pemicu timbulnya rasa benci.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Anak yang dibesarkan oleh ibu yang sering berubah pikiran dan tidak tegas dalam pengambilan keputusan kemungkinan akan kesulitan untuk mempercayainya sebagai sosok yang bisa diandalkan.

Penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang tidak stabil dapat memicu rasa cemas yang berkepanjangan, membuat anak merasa tidak diterima dan tidak dicintai.

Dampak Komunikasi dalam Hubungan Ibu dan Anak

Masalah komunikasi juga berperan penting dalam hubungan ini.

Ketika ibu sering mengkritik dan menuntut secara berlebihan, anak akan merasa tertekan dan lebih rentan terhadap emosi negatif.

'Rasa dendam yang menumpuk sering berasal dari kemarahan yang belum terselesaikan atas pengabaian serta trauma yang terjadi selama masa kanak-kanak.'

Situasi ini semakin sulit ketika ibu tidak bisa memberikan dukungan yang dibutuhkan anak saat mereka membutuhkannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dinamika Emosi Anak Terhadap Ibu: Menelusuri Akar Kebencian

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!