Kejadian Banjir Bandang di Bener Meriah, Aceh: Warga Menghadapi Ancaman
Banjir bandang kembali menerjang Kabupaten Bener Meriah, Aceh, terutama di kawasan aliran Sungai Wih Gile pada Kamis (8/1). Kejadian ini menyebabkan kepanikan di masyarakat, yang berhamburan untuk menyelamatkan diri dari ancaman air yang mengalir deras.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Bener Meriah, Ilham Abdi, menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa meskipun kekuatan air banjir cukup signifikan.
Sungai yang mendalam di kawasan tersebut mencegah luapan air banjir. Menurut Ilham Abdi, 'Tadi di Kampung Fajar Harapan, sempat sungai kembali banjir bandang tapi karena sungai dalam jadi aliran air tidak sempat keluar dari sungai.'
Malam harinya, hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur daerah ini, meningkatkan risiko banjir susulan. Pihak berwenang meminta warga untuk tetap waspada dan mengawasi perkembangan cuaca.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Rekor Baru Liverpool dan Pergerakan Tim Lain
Banjir tidak hanya terjadi di Bener Meriah, tetapi juga melanda Kabupaten Aceh Timur, di mana tujuh kecamatan terendam air. Kecamatan Indra Makmur dan Kecamatan Peureulak menjadi salah satu daerah yang terkena dampak.
Di Kabupaten Aceh Utara, ketinggian air banjir di Kecamatan Langkahan dilaporkan mencapai 1 meter, menunjukkan meluasnya dampak dari bencana ini ke berbagai daerah.
Pihak terkait tetap memantau situasi dan menyusun langkah-langkah mitigasi guna membantu warga terdampak. Hingga saat ini, laporan menyebutkan tidak ada kerusakan infrastruktur jalan, terutama jalan nasional yang melintasi kampung tersebut.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait berupaya keras untuk memberikan penanganan darurat dan menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat mengenai situasi bencana.
Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: