BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 08 JANUARI 2026 • 15:16 WIB

Keberadaan Kepercayaan Santet di Era Modern: Menggali Daya Tarik Mistik yang Tak Pernah Padam

Keberadaan Kepercayaan Santet di Era Modern: Menggali Daya Tarik Mistik yang Tak Pernah PadamKeberadaan Kepercayaan Santet di Era Modern: Menggali Daya Tarik Mistik yang Tak Pernah Padam

Meskipun masyarakat telah memasuki era digital, kepercayaan terhadap santet masih tetap mengakar dalam budaya Indonesia. Fenomena ini menarik untuk ditelusuri, terutama mengingat akses informasi yang semakin mudah dan cepat.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Banyak orang dari berbagai generasi, termasuk yang lebih muda, masih merasakan keterikatan dengan tradisi-tradisi yang melibatkan kepercayaan mistik. Artikel ini akan mengupas tuntas alasan di balik keberlangsungan keyakinan ini.

Tradisi dan Budaya yang Kuat

Budaya dan tradisi memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Kepercayaan terhadap santet dianggap sebagai warisan yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Masyarakat sering kali mengaitkan santet dengan berbagai peristiwa buruk dalam hidup mereka, termasuk sakit tanpa sebab yang jelas. Dalam banyak kasus, hal ini membuat mereka menganggapnya sebagai dampak dari santet.

Cerita-cerita yang beredar dalam komunitas lokal memperkuat keyakinan bahwa santet benar-benar ada dan dapat mempengaruhi kehidupan individu.

Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM

Pengaruh Lingkungan dan Pendidikan

Lingkungan sosial memberikan pengaruh signifikan pada pandangan masyarakat terhadap santet. Di daerah dengan budaya yang masih kental, kepercayaan ini dianggap wajar dan lazim.

Banyak individu yang tidak mendapat pendidikan memadai terkait aspek ilmiah di balik penyakit dan permasalahan lainnya, sehingga bayangan tentang santet lebih mudah muncul ke permukaan.

Di sisi lain, masyarakat yang lebih berpendidikan berusaha membedakan antara fakta ilmiah dan mitos, meskipun pengaruh tradisi terkadang tetap kuat, terutama saat menghadapi situasi krisis.

Media dan Penyebaran Misinformasi

Dalam era informasi digital, penyebaran berita bisa terjadi dengan cepat, termasuk informasi yang tidak benar. Media sosial sering kali mengangkat cerita tentang santet yang berhasil menarik perhatian publik.

Cerita-cerita ini dapat menciptakan rasa penasaran dan ketakutan, yang membuat masyarakat lebih cenderung untuk mempercayainya. Berbagai tayangan film dan program TV yang mengusung tema mistis pun turut memperkuat mitos tersebut.

Bahkan terkadang, diskusi tentang santet dilakukan dalam program-program berita, menjadikannya bagian dari narasi yang sulit dipisahkan dari realitas yang ada.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Keberadaan Kepercayaan Santet di Era Modern: Menggali Daya Tarik Mistik yang Tak Pernah Padam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!