BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 08 JANUARI 2026 • 13:20 WIB

Fenomena Disinformasi AI: Penangkapan Presiden Maduro yang Tak Terbukti

Fenomena Disinformasi AI: Penangkapan Presiden Maduro yang Tak TerbuktiFenomena Disinformasi AI: Penangkapan Presiden Maduro yang Tak Terbukti

Gambar-gambar yang mengklaim menunjukkan penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, telah menyebar luas di media sosial, banyak di antaranya ternyata merupakan hasil kecerdasan buatan.

Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Kejadian ini memunculkan kekhawatiran tentang disinformasi setelah pengumuman mantan Presiden AS, Donald Trump, mengenai serangan besar terhadap Venezuela.

Gelombang Disinformasi di Media Sosial

Setelah pengumuman serangan dari Trump, beragam gambar yang memperlihatkan Maduro seolah-olah digiring keluar dari pesawat oleh agen hukum AS mulai viral.

Laporan dari The Guardian menunjukkan bahwa konten tidak terverifikasi ini menciptakan kebingungan yang signifikan di kalangan publik, dengan pernyataan bahwa 'ketidakpastian informasi yang terverifikasi dalam serangan tersebut membuat publik semakin bingung.'

Dalam konteks ini, foto-foto yang dihasilkan oleh AI tercatat menarik ratusan ribu tampilan, di mana akurasi alat deteksi palsu sering dipertanyakan.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Peran Influencer dalam Penyebaran Konten Palsu

Vince Lago, Wali Kota Coral Gables, menjadi salah satu contoh bagaimana konten palsu tersebar cepat dengan membagikan gambar Maduro yang dikawal oleh agen DEA dan menyebutnya sebagai 'pemimpin organisasi narco-teroris yang mengancam negara kita.'

Postingan ini menerima lebih dari 1.500 likes dan menjadi viral di kalangan banyak pengguna, menegaskan cepatnya penyebaran informasi melalui akun yang berpengaruh.

Sofia Rubinson, editor senior NewsGuard, menegaskan bahwa 'banyak visual yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan kerap membanjiri media sosial dengan fakta yang tidak sesuai.'

Konteks dan Ketidakakuratan dalam Video dan Gambar

Laporan NewsGuard menggarisbawahi bahwa banyak foto dan video yang beredar dianggap menyesatkan, dengan klaim keliru terkait operasi militer di Venezuela.

Salah satu video yang menunjukkan helikopter pasukan khusus AS ternyata diambil dari lokasi yang tidak sesuai dengan waktu kejadian, mengakibatkan kesulitan dalam membedakan fakta dan fiksi.

Influencer pada halaman sayap kanan juga telah menyebarkan video yang menunjukkan kerumunan merayakan penggulingan Maduro, yang sebenarnya merupakan rekaman dari tahun lalu.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Disinformasi AI: Penangkapan Presiden Maduro yang Tak Terbukti

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!