BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 08 JANUARI 2026 • 11:17 WIB

Penembakan Mematikan Oleh Petugas ICE di Minneapolis Memicu Kemarahan Publik

Penembakan Mematikan Oleh Petugas ICE di Minneapolis Memicu Kemarahan PublikPenembakan Mematikan Oleh Petugas ICE di Minneapolis Memicu Kemarahan Publik

Seorang perempuan bernama Renee Nicole Good tewas ditembak oleh petugas imigrasi di Minneapolis, memberikan dampak besar bagi masyarakat setempat dan pejabat pemerintah. Insiden ini terjadi di tengah protes terhadap penegakan hukum imigrasi yang ketat di wilayah tersebut.

Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak

Latar Belakang Insiden Penembakan

Insiden penembakan yang merenggut nyawa Renee Nicole Good terjadi pada Rabu (7/1) ketika petugas ICE mendekati kendaraan SUV Honda yang terparkir di lokasi yang menyulitkan. Video yang tersebar di media sosial menunjukkan saat Good berupaya melarikan diri saat petugas mencoba membuka pintu mobilnya.

Dikabarkan, agen ICE melepaskan tiga tembakan ketika kendaraan itu mulai bergerak menjauh. Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) kemudian menyatakan bahwa Good berusaha menabrak petugas, yang menjadi alasan dibalik keputusan untuk menembak.

Wali Kota Minneapolis, Jacob Frey, menanggapi insiden tersebut dengan menyebut tuduhan bahwa Good melawan petugas sebagai 'omong kosong'. Ia lebih lanjut menekankan perlunya pengusiran petugas ICE dari kota demi menjaga keamanan dan ketenangan masyarakat.

Reaksi Pejabat dan Publik Terhadap Penembakan

Kemarahan yang meluas terhadap tindakan petugas ICE diungkapkan oleh Wali Kota Frey, yang menegaskan kota tersebut tidak akan menjadi lokasi bagi operasi razia federal. Ia menginginkan penegakan hukum yang memperhatikan rasa kemanusiaan dan keadilan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Presiden Donald Trump, di sisi lain, membela tindakan ICE dengan mengklaim bahwa Good menyalahi aturan saat mengemudikan kendaraannya. Ia menulis di platform Truth Social, 'Perempuan yang mengemudikan mobil itu sangat tidak tertib, menghalangi dan melawan.'

Beberapa jam setelah insiden, ribuan orang berkumpul di lokasi kejadian untuk menggelar doa bersama, menunjukkan protes atas kekerasan yang terjadi. Demonstrasi juga meluas ke berbagai lokasi seperti Manhattan untuk menuntut tanggung jawab dari otoritas terkait.

Konteks Sosial dan Politik Terkait Kebijakan Imigrasi

Insiden tragis ini terjadi dalam konteks kebijakan kontroversial pemerintah AS di bawah kepemimpinan Trump, yang berdedikasi untuk menangkap dan mendeportasi imigran tanpa dokumen. Protes terhadap kebijakan tersebut telah meluas di berbagai kota di AS.

DHS menilai bahwa penyerangan yang dilancarkan terhadap petugas imigrasi adalah 'konsekuensi langsung' dari demonisasi yang terus menerus terjadi terhadap mereka. Namun, kritik datang dari sejumlah pejabat lokal yang menekankan pentingnya mempertimbangkan hak asasi manusia dalam penegakan hukum.

Sejumlah aktivis dan anggota masyarakat bersikeras untuk menuntut pendekatan yang lebih manusiawi dalam urusan imigrasi, menekankan bahwa kebijakan yang keras hanya akan memperburuk situasi dan menambah rasa ketidakadilan di masyarakat.

Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Cozy dan Nyaman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penembakan Mematikan Oleh Petugas ICE di Minneapolis Memicu Kemarahan Publik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!