BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 07 JANUARI 2026 • 19:55 WIB

Rusia Dukung Rodriguez di Venezuela, Tanggapi Tindakan Militer AS

Rusia Dukung Rodriguez di Venezuela, Tanggapi Tindakan Militer ASRusia Dukung Rodriguez di Venezuela, Tanggapi Tindakan Militer AS

Pemerintah Rusia secara resmi menyatakan dukungannya terhadap Delcy Rodriguez sebagai Presiden Interim Venezuela, menyoroti pentingnya stabilitas kawasan. Tindakan ini sebagai respons terhadap langkah militer yang diambil oleh Amerika Serikat untuk menangkap Nicolas Maduro.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Kementerian Luar Negeri Rusia menekankan bahwa Venezuela menghadapi ancaman neokolonial, serta menyerukan hak negara tersebut untuk menentukan nasibnya sendiri tanpa intervensi pihak luar.

Dukungan Rusia dan Perlindungan Kedaulatan

Kementerian Luar Negeri Rusia merilis pernyataan resmi yang menegaskan kedaulatan Venezuela. Dalam pernyataan tersebut, Rusia menuntut agar hak Venezuela untuk menentukan nasibnya sendiri dijamin tanpa adanya intervensi eksternal.

"Kami dengan tegas mendesak agar Venezuela dijamin haknya untuk menentukan nasibnya sendiri tanpa campur tangan eksternal yang bersifat merusak," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Moskow menilai tindakan pemerintah Rodriguez sebagai langkah sah untuk mempertahankan diri sebuah negara berdaulat. Selain itu, Rusia menegaskan akan mendukung pemerintahan baru ini dari tekanan internasional yang mungkin terjadi.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Ditegaskan

Respons Terhadap Tindakan AS

Meskipun tidak menyebut Amerika Serikat secara langsung, kecaman Rusia muncul setelah langkah Presiden Donald Trump yang mengerahkan pasukan khusus. Keputusan ini mengejutkan Moskow dan memicu respon tegas dari pemerintah Rusia.

Rusia menyatakan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Rodriguez merupakan perlindungan yang sah bagi kedaulatan negara. Pengumuman ini menandai peningkatan ketegangan dalam hubungan internasional, di mana Rusia berusaha untuk menjaga pengaruhnya di Amerika Latin.

Sumber senior di Rusia memperingatkan tentang perubahan keseimbangan kekuatan global, dengan menyatakan, "Jika Trump menegaskan kembali Doktrin Monroe, maka Rusia juga memiliki hak atas zona pengaruhnya sendiri."

Sikap Putin dan Dinamika Hubungan AS

Presiden Vladimir Putin bersikap hati-hati menanggapi situasi ini, terutama karena ada kepentingan untuk menyelesaikan konflik di Ukraina. Sikap ini menunjukkan bahwa meskipun hubungan tegang, Putin tetap mempertimbangkan hubungan bilateral yang lebih baik.

Hingga kini, Putin belum memberikan komentar langsung terkait penangkapan Maduro. Namun, kementerian luar negeri Rusia sudah mengeluarkan pernyataan kecaman yang menunjukkan kekecewaan terhadap tindakan AS.

Krisis yang tengah berlangsung ini tidak hanya berdampak pada Venezuela, tetapi juga berpotensi mempengaruhi posisi Rusia di Amerika Latin serta pengaruhnya dalam tatanan dunia yang lebih luas.

Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Rusia Dukung Rodriguez di Venezuela, Tanggapi Tindakan Militer AS

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!