BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 06 JANUARI 2026 • 19:17 WIB

Dampak Negatif Dehidrasi dan Cara Meningkatkan Asupan Air

Dampak Negatif Dehidrasi dan Cara Meningkatkan Asupan AirDampak Negatif Dehidrasi dan Cara Meningkatkan Asupan Air

Air merupakan elemen krusial bagi kesehatan, namun serapan air yang tidak memadai sering kali diabaikan oleh banyak orang.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Kurangnya asupan air dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang mungkin tidak disadari, mulai dari gejala ringan hingga risiko penyakit serius.

Dampak Kesehatan Akibat Dehidrasi

Dehidrasi ringan sering kali ditandai dengan kelelahan dan penurunan konsentrasi. Ahli kesehatan memperingatkan bahwa tubuh memerlukan air untuk menjalankan fungsi vital, dan kekurangan cairan dapat memperlambat metabolisme.

Selain itu, kurangnya konsumsi air dapat berdampak negatif pada kesehatan kulit, menjadikannya tampak kusam dan kering. Kulit yang mendapatkan hidrasi yang cukup akan terlihat lebih elastis dan bercahaya.

Gejala lain yang umum terjadi akibat dehidrasi adalah mual dan sakit kepala. Banyak yang tidak menyadari bahwa rasa pusing atau tenggorokan kering bisa muncul karena asupan air yang minim.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi

Risiko Penyakit Jangka Panjang

Kekurangan air yang berlangsung lama dapat meningkatkan risiko gangguan pada ginjal. Ginjal mempunyai tugas penting menyaring limbah dari darah, dan air merupakan komponen penting dalam proses tersebut.

Kondisi serius seperti batu ginjal dapat berkembang akibat dehidrasi. Hal ini terjadi ketika mineral dan garam dalam urine mengkristal karena rendahnya jumlah cairan.

Selain itu, dehidrasi juga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi saluran kemih. Tanpa cukup cairan, urine menjadi lebih pekat, yang dapat memicu pertumbuhan bakteri.

Cara Meningkatkan Asupan Air

Meningkatkan asupan air tidaklah sulit. Salah satu cara yang efektif adalah dengan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran yang kaya akan air, seperti semangka dan mentimun.

Rutin mengatur pengingat untuk minum air setiap jam juga sangat membantu. Berbagai aplikasi kesehatan kini tersedia untuk mendukung upaya menjaga hidrasi.

Mengganti minuman manis dengan air bisa menjadi strategi yang baik dalam meningkatkan asupan air. Selain menjaga hidrasi, langkah ini juga dapat membantu mengurangi asupan kalori.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Negatif Dehidrasi dan Cara Meningkatkan Asupan Air

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!