BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 03 JANUARI 2026 • 12:08 WIB

Kekacauan Antrean di Planetarium Jakarta Memicu Keluhan Pengunjung

Kekacauan Antrean di Planetarium Jakarta Memicu Keluhan PengunjungKekacauan Antrean di Planetarium Jakarta Memicu Keluhan Pengunjung

Pengunjung Planetarium Jakarta mengekspresikan kekecewaan mereka terkait sistem antrean yang tidak teratur saat pembelian tiket. Banyak dari pengunjung yang datang pagi harus menunggu tanpa kepastian untuk mendapatkan akses ke pertunjukan.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Pihak pengelola planetarium telah menanggapi keluhan ini dengan menjelaskan bahwa lonjakan jumlah pengunjung melebihi kapasitas yang ada, walaupun mereka telah menerapkan beberapa peraturan untuk mencegah praktek calo tiket.

Kekecewaan Pengunjung atas Ketidakpastian Tiket

Awal tahun 2026 seharusnya menjadi kesempatan baru bagi pengunjung Planetarium Jakarta, yang mulai beroperasi lagi pada 1 Januari. Namun, banyak pengunjung yang mengantre sejak pagi merasakan kekecewaan ketika antrean terbentang panjang tanpa kepastian tiket.

Tyas, seorang pengunjung, merasa sangat frustrasi dan menyatakan, 'Udah ngantri tapi nggak adil karena antreannya udah nggak bener. Dari awal, manajemennya udah nggak jelas.' Ungkapan ini mencerminkan kurangnya kejelasan dalam sistem antrean yang mengganggu kenyamanan mereka.

Pengalaman tidak menyenankan juga dialami oleh Solikhin, yang terpaksa meninggalkan antrean untuk menunaikan shalat Jumat. Setelah kembali, ia mendapati situasi antrean semakin kacau dan mengatakan, 'Kita tuh dari di sana tadi pagi... malah tambah chaos.'

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil

Masalah Praktik Calo dan Antrean yang Tidak Tertib

Tyas melanjutkan keluhannya tentang tindakan beberapa pengunjung yang menyelak antrean, serta adanya dugaan pemalsuan nomor antrean. Ia menegaskan, 'Harusnya sesuai SOP-nya kan 1 tiket 1 identitas kan.'

Isu-isu tersebut memperburuk keadaan saat di mana proses pembelian tiket menjadi semakin tidak terorganisir. Solikhin juga menemukan bahwa semua tiket untuk pertunjukan mendatang hingga 18 Januari habis terjual.

Dengan situasi demikian, jelas terlihat bahwa manajemen antrean yang buruk berpotensi merusak pengalaman pengunjung. Mereka mendesak agar pengelola segera memperbaiki sistem antrean agar memberikan kepastian dan kenyamanan.

Pengelola Berusaha Menjawab Keluhan Pengunjung

Menanggapi keluhan yang muncul, Anya A. Christiana, Kepala SBU Taman Ismail Marzuki, mengungkapkan bahwa kapasitas tempat duduk tidak bisa ditambah. 'Sebetulnya kapasitas sudah maksimum, tidak mungkin ada penambahan kursi,' jelasnya.

Anya menjelaskan bahwa jumlah tiket on the spot dibatasi untuk mencegah pencaloan, dengan hanya 90 tiket yang tersedia untuk dibeli langsung. 'Sebenarnya tiket on the spot ini kami buka 1 jam sebelumnya,' tambahnya.

Ia menyarankan pengunjung untuk mempertimbangkan pembelian tiket secara online guna menghindari kerumitan dalam antrean. 'Kami paham semuanya pengen datang, pengen lihat,' imbaunya, meminta masyarakat bersabar dalam situasi tersebut.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kekacauan Antrean di Planetarium Jakarta Memicu Keluhan Pengunjung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!