Menkes Tegaskan Influenza A (H3N2) Bukan Ancaman Serius bagi Kesehatan Publik
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa influenza A subklade K, atau superflu, bukan ancaman mematikan seperti Covid-19.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Ia menjelaskan bahwa virus ini mirip dengan flu biasa dan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan oleh masyarakat.
Influenza A (H3N2) adalah virus umum yang memiliki karakteristik Mirip dengan flu biasa. Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa penyakit ini bisa muncul kembali setelah seseorang terinfeksi.
Peningkatan kasus biasanya terlihat pada musim dingin di negara empat musim, tetapi di Indonesia, kenaikannya tidak signifikan.
Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer
Menkes menambahkan bahwa vaksin influenza saat ini efektif dalam mengurangi risiko penyakit berat yang disebabkan H3N2.
Menjaga kesehatan dan imunitas tubuh sangat penting untuk melawan virus, menurut Menkes. Ia menyatakan, 'Kalau sistem imun kita bagus, itu kita bisa mengatasi sendiri tubuh kita karunia Tuhan ini luar biasa.'
Olahraga dan istirahat yang cukup juga diingatkan sebagai kunci untuk mempertahankan sistem imun yang baik. Meskipun H3N2 tidak seberbahaya Covid-19, perhatian terhadap kesehatan tetap harus diutamakan.
Berdasarkan penilaian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), influenza A subclade K tidak menunjukkan peningkatan keparahan dibandingkan subklade lain. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, menginformasikan gejala umum yang meliputi demam, batuk, dan sakit tenggorokan.
Hingga Desember 2025, tercatat 62 kasus di delapan provinsi, dengan mayoritas terjadi di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: