Tragedi Kebakaran Resor Ski Swiss: 40 Kehilangan Nyawa dan 115 Terluka
Tragedi kebakaran yang melanda sebuah bar di Crans Montana, resor ski terkenal di Swiss, menewaskan 40 orang saat tahun baru 2026.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan
Kejadian ini juga mengakibatkan 115 orang lainnya terluka, dengan banyak di antaranya mengalami cedera serius.
Komandan Polisi setempat, Frederic Gisler, telah mengkonfirmasi jumlah korban dan melaporkan, 'Kami menghitung sekitar 40 orang telah meninggal dan sekitar 115 orang terluka, sebagian besar dari mereka mengalami luka serius.'
Presiden Swiss, Guy Parmelin, menyatakan insiden ini sebagai 'salah satu tragedi terburuk yang pernah dialami oleh negara kita.'
Sebelum kebakaran, terdapat kabar mengenai ledakan, tetapi pihak kepolisian hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
Juru bicara polisi, Gaetan Lathion, mengungkapkan, 'Kami baru memulai penyelidikan kami, tetapi ini adalah resor ski terkenal internasional dengan banyak turis.'
Sebagai langkah tanggap darurat, pemerintah telah mendirikan pusat penerimaan dan saluran bantuan untuk keluarga korban, menunjukkan komitmen dalam menangani situasi ini.
Kota Crans Montana, yang biasanya ramai oleh para wisatawan pada musim dingin, kini menghadapi kesedihan serta tantangan besar dalam penanganan situasi darurat.
Insiden tragis ini menarik perhatian luas dari masyarakat, baik dalam negeri maupun luar negeri, mencerminkan kekhawatiran tentang keselamatan umum di kawasan wisata.
Banyak pihak berharap akan adanya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan keselamatan di tempat umum, terutama saat acara besar yang melibatkan kerumunan.
Saat ini, fokus utama tetap pada penyelamatan dan perawatan bagi para korban, tanpa adanya informasi lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: