Prabowo Tinjau Proyek Hunian Danantara dan Komitmen Penanganan Bencana
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Aceh Tamiang pada 1 Januari 2026 untuk meninjau pembangunan proyek Hunian Danantara. Dalam kunjungan ini, ia menegaskan komitmen pemerintah dalam penanganan wilayah terdampak bencana.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Prabowo menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya dalam menjangkau daerah-daerah terdampak, seraya memberikan apresiasi terhadap inisiatif pembangunan yang tengah berjalan.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo memberikan dukungan penuh terhadap proyek Hunian Danantara yang dirancang untuk mempercepat pemulihan kondisi bencana di Aceh dan dua provinsi lainnya.
Proyek ini akan mencakup pembangunan 15.000 hunian dalam waktu tiga bulan, dengan total pengeluaran yang diperkirakan mencapai Rp 1 triliun dari dana CSR BUMN.
Di Aceh Tamiang, sebanyak 600 hunian yang sudah selesai dibangun direncanakan akan diserahkan kepada masyarakat dalam delapan hari ke depan.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Prabowo menegaskan bahwa Kabupaten Aceh Tamiang adalah salah satu wilayah yang mengalami dampak bencana secara signifikan, dan memerlukan perhatian khusus.
Sebelum mengunjungi Aceh Tamiang, ia telah melakukan kunjungan ke daerah Tapanuli Selatan sebagai langkah dalam program pemulihan bencana yang lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan laporan kepada publik mengenai pertanyaan yang muncul terkait keterlambatannya dalam menjangkau setiap lokasi terdampak.
Dalam rapat dengan pejabat terkait, Prabowo menyatakan, 'Saya hadir di tempat-tempat yang terdampak paling besar, walaupun semua daerah pasti mengalami kesulitan yang sangat besar.'
Ia pun mengapresiasi kerja pejabat dan tim yang telah aktif mengunjungi berbagai daerah untuk memonitor kondisi serta mencari solusi yang tepat.
Prabowo menekankan bahwa pemfokusan pada pengurangan penderitaan masyarakat adalah prioritas utama bagi pemerintahan saat ini, dengan komitmen untuk terus memperbaiki situasi yang ada.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: