TNI Berkomitmen Tindak Lanjut Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengumumkan tindakan tegas terhadap pengibaran bendera bulan bintang di Aceh, yang terjadi di tengah bencana di wilayah tersebut.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Dengan mengingat pentingnya fokus pada penanganan darurat, ia mengingatkan semua pihak untuk menghindari provokasi yang bisa mengganggu proses bantuan.
Dalam menanggapi pengibaran bendera bulan bintang, Panglima TNI menegaskan perlunya langkah persuasif yang diutamakan oleh aparat TNI dan Polri.
Namun, karena imbauan tidak diindahkan, keputusan diambil untuk membubarkan kegiatan tersebut guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Freddy Ardianzah menyampaikan bahwa setelah pembubaran, bendera yang dikibarkan berhasil diamankan.
Satu orang pelaku dari aksi tersebut kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo di Jakarta Karena Kondisi Tak Kondusif
Aksi pembubaran paksa yang dilakukan oleh TNI terhadap iring-iringan warga pada 25-26 Desember sempat viral di media sosial.
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, memberikan peringatan agar aparat tidak menggunakan kekerasan dalam merespons kejadian ini.
Ia menekankan pentingnya untuk menyikapi pengibaran bendera GAM sebagai gejala sosial yang perlu dihadapi dengan cara bijak dan proporsional.
Freddy Ardianzah juga menekankan pengimbauan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak terverifikasi.
Hal ini penting agar situasi tetap kondusif, terutama di daerah yang sedang mengalami bencana.
Ia menyarankan bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat adalah kunci dalam mengatasi potensi konflik yang mungkin muncul dari isu sosial seperti ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: