BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 20:35 WIB

Mengapa Kita Sulit Berhenti Scroll Media Sosial Meski Capek?

Mengapa Kita Sulit Berhenti Scroll Media Sosial Meski Capek?Mengapa Kita Sulit Berhenti Scroll Media Sosial Meski Capek?

Scrolling di media sosial telah menjadi aktivitas sehari-hari bagi banyak orang di Indonesia. Meskipun sering kali melelahkan, kita tetap merasa sulit untuk menghentikannya.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Ketergantungan Sosial Manusia

Salah satu faktor yang membuat kita sulit berhenti adalah ketergantungan sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia cenderung ingin terhubung dengan orang lain di sekitarnya.

Media sosial dirancang untuk memfasilitasi interaksi melalui komentar, likes, dan berbagi, yang semuanya bisa memicu respon emosional positif, seperti rasa bahagia dan diperhatikan.

Walaupun sering merasa kesepian di dunia nyata, aktivitas di media sosial memberikan perasaan bagian dari suatu komunitas yang lebih luas.

Dampak Dopamin pada Kesehatan Mental

Kesehatan mental kita dipengaruhi oleh zat kimia yang ada di otak, dengan dopamin menjadi salah satunya. Setiap kali kita menerima notifikasi atau komentar, otak memproduksi dopamin yang menyebabkan perasaan senang.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji

Proses ini sejajar dengan fenomena ketergantungan, di mana kita kembali membuka aplikasi untuk mendapatkan perasaan 'high' yang sama, meskipun terkadang disertai perasaan 'low' setelahnya.

Penguatan positif ini merupakan alasan utama mengapa banyak orang menjadi sulit menghentikan kebiasaan scrolling, meskipun mereka menyadari potensi dampak negatif bagi kesehatan mental mereka.

Desain Media Sosial yang Menarik

Media sosial dirancang dengan fitur-fitur yang mendorong pengguna untuk terus berada di platform, seperti auto-scroll dan feed yang disesuaikan dengan minat masing-masing. Fitur-fitur ini secara efektif menciptakan ketertarikan yang membuat kita berlama-lama.

Ketika menemukan satu video atau artikel yang menarik, kita cenderung terjebak dan terus melanjutkan ke konten berikutnya, membuat waktu berharga kita terbuang tanpa terasa.

Desain ini bukanlah kebetulan; banyak perusahaan teknologi menginvestasikan sumber daya dalam penelitian untuk menghasilkan pengalaman pengguna yang efektif dan membuat kita betah.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengapa Kita Sulit Berhenti Scroll Media Sosial Meski Capek?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!