Pusat Budaya Baru Diresmikan untuk Melestarikan Tenun Sumba
Kementerian Kebudayaan RI meresmikan Yayasan Umaratu Rumah Ibu Bumi di Maujawa, Sumba Timur, sebagai langkah strategis untuk memperkuat budaya Tenun Sumba.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Peresmian ini bertujuan untuk menghidupkan ruang publik yang mendukung pelestarian wastra Indonesia dan memajukan kebudayaan nasional.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menjelaskan bahwa tujuan dari aktivasi Yayasan Umaratu adalah untuk menciptakan pusat pembelajaran yang inspiratif bagi generasi muda.
Dalam pernyataannya, Fadli menyatakan, "Ruang publik seperti ini diharapkan menjadi sebuah kantong kebudayaan atau cultural enclave, di mana Yayasan Umaratu dapat menjadi ruang belajar, ruang inspirasi, terutama kepada generasi-generasi muda selanjutnya."
Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat
Peresmian Yayasan Umaratu menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, serta komunitas pegiat budaya dalam memajukan kebudayaan.
Fadli Zon menambahkan, "Ke depan, kita dapat menjadikan budaya bukan sekadar potensi ekonomi, tapi juga potensi untuk mempersatukan jati diri kita dengan identitas yang sudah pasti inherent atau diturunkan antargenerasi."
Dalam acara tersebut, Fadli Zon memberikan apresiasi khusus kepada para perajin tenun Sumba yang telah membawa budaya lokal ke kancah internasional.
Ia menyatakan, "Kita perlu berikan penghargaan kepada para ibu-ibu penenun, para maestro, para pegiat budaya yang telah berhasil memperkenalkan wastra Sumba ke pentas dunia."
Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: