Viralnya Patung Macan Putih Kediri: Daya Tarik yang Mengundang Kekaguman
Patung macan putih di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial. Bentuknya yang unik membuat banyak orang menganggapnya mirip dengan zebra dan kuda nil.
Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel
Kedatangan pengunjung dari berbagai daerah, termasuk Surabaya, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap patung ini. Ketertarikan tersebut menciptakan momen-momen berharga bagi warga dan pengunjung yang ingin melihatnya secara langsung.
Patung yang viral ini telah menjadi daya tarik baru bagi masyarakat setempat. Banyak pengunjung datang untuk mengabadikan momen di depan patung tersebut, sebelum mempostingnya di media sosial.
Keberadaan patung ini tidak hanya dikenal di kalangan warga setempat, tetapi juga menarik perhatian dari berbagai daerah. Uniknya, bentuk patung ini sering kali dianggap tidak sesuai dengan harapan banyak orang.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
Salah satu pengunjung, Feracrus, menempuh perjalanan sekitar tiga setengah jam menggunakan sepeda motor untuk melihat patung ini secara langsung. "Sengaja datang kepengen lihat patung macan putih viral," ungkapnya.
Kegembiraan Feracrus mencerminkan banyaknya minat dan rasa ingin tahu masyarakat untuk mengeksplor destinasi baru. Pengalaman ini menjadi bagian dari perjalanan yang tak terlupakan bagi banyak orang.
Kepala Desa Balongjeruk, Safi'i, menjelaskan bahwa patung macan putih dibangun sebagai simbol desa, yang terinspirasi oleh legenda lokal. Menurutnya, macan putih dianggap sebagai penjaga desa.
Patung ini bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam bagi masyarakat setempat. Meski bentuknya mendapat beragam komentar di media sosial, Safi'i menekankan bahwa perhatian publik ini membawa lebih banyak evaluasi untuk pengembangan desa ke depan.
Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: