Gempa Bumi Magnitudo 5,6 Mengguncang Pantai Selatan Bengkulu, Tidak Ada Ancaman Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Pantai Selatan Bengkulu Utara pada Sabtu pagi, tepatnya pukul 07.22 WIB.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kejadian ini tidak menyebabkan potensi tsunami.
Kejadian gempa tercatat pada koordinat 5,60 derajat Lintang Selatan dan 102,19 derajat Bujur Timur, berlokasi sekitar 29 kilometer barat daya Enggano, Bengkulu Utara dengan kedalaman 20 kilometer.
Daryono, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, menjelaskan bahwa gempa ini tergolong dangkal dan disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
BMKG mencatat bahwa guncangan cukup kuat dirasakan di wilayah Enggano dengan intensitas V MMI, yang dialami hampir seluruh penduduk di sana.
Guncangan juga terdeteksi di beberapa lokasi lain seperti Pasar Manna, Kota Manna, Bintuhan, Bengkulu Selatan dengan intensitas III-IV MMI, serta di Kota Bengkulu dan Kota Tais dengan intensitas III MMI.
Hingga pukul 07.40 WIB, BMKG sudah memastikan tidak ada aktivitas gempa susulan yang terdeteksi setelah gempa awal.
Tidak ada laporan kerusakan yang disebabkan oleh gempa ini, dan BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta mengikuti informasi dari sumber resmi yang telah terverifikasi.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: