Transformasi Rilis Film Legend of Aang: The Last Airbender ke Platform Streaming
Film 'Legend of Aang: The Last Airbender' batal ditayangkan di bioskop dan akan dirilis langsung di layanan streaming pada 9 Oktober 2026.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset
Keputusan ini diambil oleh Paramount+ untuk mengukuhkan posisinya sebagai rumah resmi bagi semesta Avatar.
Jane Wiseman, Kepala Konten Orisinal Paramount+, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk memperkuat posisi platform mereka dalam kategori animasi.
"Semesta Avatar telah memikat penonton selama dua dekade, dan Paramount+ bangga menjadi rumah streaming eksklusif bagi inkarnasi animasinya yang dicintai," kata Wiseman.
Dengan keputusan ini, Paramount+ berharap bisa memberikan pengalaman mendalam bagi penggemar semesta Avatar yang telah lama menanti.
Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing
Penarikan 'Legend of Aang: The Last Airbender' dari bioskop membuat jadwal rilis Paramount+ lebih terfokus dan ramping.
Di antara film lain yang dijadwalkan rilis adalah 'Primate' pada bulan Januari, 'Scream 7' pada Februari, dan 'Scary Movie 6' pada bulan Juni.
Selain itu, film 'The Angry Birds Movie 3' dan 'Street Fighter' direncanakan untuk tayang pada akhir tahun 2026, menandakan komitmen Paramount+ dalam komposisi rilis yang beragam.
'Legend of Aang: The Last Airbender' adalah proyek yang digarap oleh Avatar Studios di bawah naungan Nickelodeon, disutradarai oleh Lauren Montgomery dan William Mata.
Cerita film ini berfokus pada petualangan Aang bersama teman-temannya setelah peristiwa di serial animasi 'Avatar: The Last Airbender'.
Karakter seperti Sokka, Katara, Toph, dan Zuko akan diperlihatkan dalam tahap dewasa, memberikan dinamika baru yang diharapkan bisa menarik perhatian penggemar tua dan baru.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: