BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 14:26 WIB

Bali Menyambut Kehadiran 20.000 Wisatawan Mancanegara Setiap Harinya di Libur Akhir Tahun

Bali Menyambut Kehadiran 20.000 Wisatawan Mancanegara Setiap Harinya di Libur Akhir TahunBali Menyambut Kehadiran 20.000 Wisatawan Mancanegara Setiap Harinya di Libur Akhir Tahun

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali selama libur akhir tahun 2025 mencapai angka signifikan dengan 20.000 orang per hari. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, yang berharap angka ini terus meningkat menjelang tahun baru.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Ditegaskan

Meskipun terdapat penurunan kunjungan di bulan-bulan tertentu, Wayan optimis bahwa sektor pariwisata akan kembali berbenah menjelang akhir Desember, sesuai dengan pola tahunan yang ada.

Peningkatan Kunjungan Wisatawan ke Bali

Data terbaru mencatat bahwa kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali pada bulan Oktober 2025 mencapai 594.853 kunjungan. Selain itu, wisatawan domestik juga menunjukkan angka yang signifikan, dengan total 2.147.680 kunjungan pada bulan yang sama.

Wayan Sumarajaya menyebutkan bahwa 'high season' untuk kunjungan terjadi dari bulan Juni sampai September 2025, di mana jumlah kunjungan sangat tinggi, mencapai 20.000 per hari. Namun, setelah periode tersebut, terjadi penurunan, terutama pada bulan November hingga pertengahan Desember yang dikenal sebagai 'low season'.

Meski terjadi penurunan, Wayan berpendapat bahwa menjelang akhir Desember, kunjungan wisatawan akan kembali meningkat sesuai dengan pola tahunan yang sudah ada.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Faktor Penyebab Penurunan Kunjungan

I Putu Winastra, Ketua Asosiasi Agen Tur dan Perjalanan Indonesia (ASITA) Bali, mengakui adanya penurunan kunjungan saat ini. Ia menyoroti bahwa banyak wisatawan Eropa Barat memilih berkumpul bersama keluarga selama Natal dan Tahun Baru sebagai salah satu penyebab.

Putu juga menyebutkan dampak pemberitaan negatif tentang Bali di media sosial yang memengaruhi persepsi wisatawan terhadap destinasi ini. 'Saya juga melihat bahwa pemberitaan terhadap Bali sebagai destinasi sangat masif sekali di media sosial,' ungkapnya.

Berita mengenai masalah seperti banjir, sampah, dan kemacetan dapat mengalihkan perhatian wisatawan ke negara lain yang dianggap lebih aman. Ia menekankan perlunya menyebarluaskan informasi positif tentang Bali dan lokasi-lokasi wisata lainnya.

Konektivitas dan Aksesibilitas

Putu juga mengemukakan bahwa konektivitas menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan wisatawan. 'Ketika dari Eropa ke Bali ini harganya jauh lebih mahal daripada ke Vietnam, misalnya, orang pasti akan memilih Vietnam,' ujarnya.

Harga tiket pesawat yang tinggi menjadi perhatian utama, terutama bagi wisatawan dari wilayah Indonesia bagian timur. Hal ini berpotensi mengurangi daya tarik Bali sebagai destinasi wisata.

Wisatawan kini cenderung memilih tujuan yang lebih dekat dan mudah dijangkau, seperti Yogyakarta, yang dapat diakses dengan kereta api atau mobil.

Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Bali Menyambut Kehadiran 20.000 Wisatawan Mancanegara Setiap Harinya di Libur Akhir Tahun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!