BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 23 DESEMBER 2025 • 16:57 WIB

Kapal Perang Baru AS: Ancaman Strategis di Lautan Global

Kapal Perang Baru AS: Ancaman Strategis di Lautan GlobalKapal Perang Baru AS: Ancaman Strategis di Lautan Global

Produksi kapal perang terbaru oleh Amerika Serikat (AS), bernama Trump Class, resmi diumumkan oleh Presiden Donald Trump. Kapal ini diklaim sebagai salah satu kapal perang permukaan paling mematikan dengan bobot antara 30.000 hingga 40.000 ton.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa kapal ini berfungsi sebagai penangkal semua pihak, bukan hanya untuk menghadapi pengaruh China. Spesifikasi teknis kapal menunjukkan kemajuan signifikan dalam persenjataan dan taktik tempur.

Spesifikasi dan Teknologi Kapal

Kapal Trump Class dirancang dengan bobot lebih dari 35.000 ton, memberikan stabilitas dan kapasitas muatan yang lebih besar dibandingkan kapal perusak kelas Arleigh Burke. Dilengkapi dengan 12+ tabung misil Conventional Prompt Strike (CPS), kapal ini menawarkan jangkauan global yang cepat dalam menghadapi ancaman.

Keunggulan lainnya dari kapal ini adalah kapasitas persenjataan besar, di atas 128 unit, termasuk Tomahawk, SM-6, dan SLCM-N yang baru dipersenjatai dengan nuklir. Selain itu, kapal perang ini juga dilengkapi dengan 32 megajoule (MJ) railgun battery untuk mendukung tembakan permukaan jarak jauh.

Kapal ini mampu menyerang musuh pada jarak yang 80 kali lipat lebih jauh dibandingkan generasi sebelumnya, menjadikannya salah satu kapal perang yang paling mematikan. Akan menjadi kapal perang rudal berpemandu pertama yang mampu membawa rudal nuklir dan hipersonik.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Kemampuan Operasi dan Taktis

Dari perspektif operasi, kapal Trump Class dirancang untuk beroperasi secara independen dan dapat bergabung atau memimpin Carrier Strike Group sesuai dengan kebutuhan misi dan ancaman yang dihadapi. Fleksibilitas strategi tempur ini memberikan nilai tambah dalam skenario pertempuran modern.

Angkatan Laut AS menjelaskan bahwa kapal perang ini akan berperan penting dalam melaksanakan Konsep Pertempuran Angkatan Laut. 'Dengan kemampuan untuk memberikan komando dan kendali ke depan untuk platform berawak dan tak berawak, kapal perang ini akan menjalankan tugas vital dalam melindungi kepentingan nasional,' ungkap pihak Golden Fleet.

Desain dan spesifikasi teknis kapal Trump Class mencerminkan kemajuan signifikan dalam desain militer yang mengedepankan adaptasi terhadap berbagai ancaman strategis yang dihadapi di tingkat global.

Reaksi dan Implikasi Global

Pengumuman terkait kapal perang ini menarik perhatian pengamat militer di seluruh dunia, terutama berkaitan dengan respons AS terhadap pengaruh China yang terus meluas. Ketika ditanya mengenai niatan spesifik terkait China, Trump memilih untuk tidak memberikan pernyataan langsung.

'Kapal ini akan menjadi penangkal bagi semua pihak, bukan hanya China,' jelasnya. Ini menunjukkan bahwa kapal ini memiliki tujuan strategis yang lebih luas dalam menjaga posisi dan pengaruh AS di lautan internasional.

Kehadiran kapal perang ini memungkinkan peningkatan ketegangan dalam hubungan internasional, seiring dengan berkembangnya kekuatan armada dari negara-negara besar lainnya. Dengan kemampuan yang dimiliki, kapal Trump Class diharapkan dapat berkontribusi pada keseimbangan di lautan yang semakin diperebutkan.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kapal Perang Baru AS: Ancaman Strategis di Lautan Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!