Sejarah Baru: Pengguna Kursi Roda Pertama Menggapai Luar Angkasa
Michaela 'Michi' Benthaus mencetak sejarah sebagai pengguna kursi roda pertama yang berhasil mencapai luar angkasa melalui misi Blue Origin pada 20 Desember.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Penerbangan ini membuka peluang baru bagi penyandang disabilitas untuk berkontribusi dalam eksplorasi luar angkasa, mewujudkan impian yang selama ini terpendam.
Penerbangan Michi Benthaus bukan sekadar misi biasa; ia menandai tonggak sejarah baru dalam dunia luar angkasa. Sebelumnya, rencana penerbangan untuk penyandang disabilitas seperti astronaut ESA, John McFall, mengalami keterlambatan yang menyedihkan.
Michi, yang menggunakan kursi roda sejak 2018 akibat cedera tulang belakang, mulai menaruh ketertarikan terhadap luar angkasa dengan bergabung dalam program AstroAccess pada tahun 2022. Program ini diluncurkan untuk memberi kesempatan kepada penyandang disabilitas dalam eksplorasi luar angkasa.
AstroAccess telah menyelenggarakan lima misi mikrogravitasi, melibatkan berbagai kalangan, dari ilmuwan sampai atlet, dan menunjukkan potensi luar biasa penyandang disabilitas di bidang ini.
Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Keberhasilan penerbangan ini menciptakan perubahan positif dalam cara kita memandang aksesibilitas di luar angkasa. Michi menjadi simbol inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa kondisi fisik tidak mengecilkan peluang untuk menjelajahi ruang angkasa.
Pendiri Bersama AstroAccess, Anna Voelker, mengungkapkan kebanggaan atas pencapaian Michi, di mana ia mendeskripsikan misi ini sebagai terobosan penting untuk aksesibilitas, baik di bumi maupun di luar angkasa.
Phil Joyce, Wakil Presiden Senior New Shepard, juga menegaskan bahwa mengikutsertakan individu dari berbagai latar belakang dalam eksplorasi luar angkasa membawa perspektif unik yang berharga.
Keberhasilan penerbangan Michi tidak lepas dari desain inovatif pesawat New Shepard. Wahana ini dirancang dengan fitur-fitur yang mendukung akses bagi pengguna kursi roda dan individu lainnya.
New Shepard, wahana otonom, dilengkapi dengan lift akses di menara peluncuran agar lebih inklusif. Sejak awal peluncurannya, wahana ini telah melaksanakan 37 penerbangan, termasuk 17 penerbangan berawak.
Dengan total 92 penumpang beragam, penerbangan berawak ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam menciptakan misi luar angkasa yang dapat diakses oleh semua, tanpa memandang keterbatasan fisik.
Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: