BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 22 DESEMBER 2025 • 11:40 WIB

Penutupan Jalur Pendakian Gunung Rinjani hingga Maret 2026 Karena Cuaca Ekstrem

Penutupan Jalur Pendakian Gunung Rinjani hingga Maret 2026 Karena Cuaca EkstremPenutupan Jalur Pendakian Gunung Rinjani hingga Maret 2026 Karena Cuaca Ekstrem

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) resmi mengumumkan penutupan jalur pendakian mulai 1 Januari 2026 hingga 31 Maret 2026. Keputusan ini diambil seiring dengan adanya ancaman cuaca buruk yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Kepala BTNGR, Yarman, menyatakan bahwa langkah ini meliputi enam jalur pendakian guna menjamin keselamatan pengunjung dan memulihkan ekosistem di kawasan taman nasional.

Respons Terhadap Cuaca Ekstrem

Penutupan jalur pendakian Gunung Rinjani merupakan langkah proaktif terhadap musim hujan yang akan datang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan peringatan tentang bibit siklon tropis 93S yang berpotensi menyebabkan cuaca ekstrem.

Yarman menyebutkan bahwa cuaca buruk dapat terjadi secara mendadak, dengan hujan lebat dan angin kencang yang berpotensi mengakibatkan bencana seperti banjir dan tanah longsor. Ini menjadi alasan utama bagi BTNGR untuk menutup jalur pendakian.

Penting untuk dicatat bahwa penutupan ini bukan hanya untuk keselamatan pengunjung, tetapi juga untuk melindungi ekosistem yang ada di Gunung Rinjani.

Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Batas Waktu Pendakian

Aktivitas wisata pendakian di Gunung Rinjani akan berakhir pada 31 Desember 2025, dengan check-out terakhir pada 3 Januari 2026. Pengunjung diimbau untuk mematuhi batas waktu ini demi keselamatan mereka.

Dukungan bagi alam menjadi alasan tambahan penutupan, memberikan kesempatan bagi ekosistem di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani untuk pulih. Kementerian Kehutanan sebelumnya telah mengeluarkan instruksi mitigasi bencana hidrometeorologi.

Diharapkan langkah ini dapat menciptakan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan untuk menghindari dampak negatif dari perubahan cuaca.

Dampak Terhadap Wisatawan

Penutupan jalur pendakian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan bagi semua pengunjung. BTNGR menekankan bahwa mematuhi regulasi adalah kunci untuk mengurangi risiko bencana.

Dengan adanya penutupan ini, masyarakat juga diingatkan akan perlunya menjaga keberlangsungan ekosistem dan memperhatikan dampak dari perubahan iklim yang ekstrim.

BTNGR berharap langkah ini dapat membantu mencegah bencana di masa depan dan menjaga stabilitas alam.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penutupan Jalur Pendakian Gunung Rinjani hingga Maret 2026 Karena Cuaca Ekstrem

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!