Keajaiban Black Garlic: Transformasi Bawang Putih Menjadi Superfood Kesehatan
Black garlic, hasil dari proses fermentasi bawang putih, kini semakin dikenal sebagai bahan herbal yang kaya akan manfaat kesehatan.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Proses ini tidak hanya mengubah warna dan tekstur garlic, tetapi juga mendongkrak kandungan nutrisinya secara signifikan.
Proses pembuatan black garlic melibatkan penyimpanan bawang putih segar pada suhu yang terkontrol antara 60 hingga 77 derajat Celsius selama 30 hingga 90 hari.
Selama periode ini, bawang putih berubah menjadi hitam dengan tekstur yang lebih lembut dan rasa manis yang tidak menyengat.
Black garlic kaya akan nutrisi penting seperti vitamin C, B, folat, kalsium, magnesium, zink, fosfor, dan zat besi.
Kandungan gizi yang lebih tinggi dari bawang hitam menyediakan basis yang kuat untuk berbagai manfaat kesehatan yang ditawarkannya.
Salah satu manfaat utama dari black garlic adalah kemampuannya dalam menunjang kesehatan jantung.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Senyawa bioaktif dalam black garlic memiliki sifat antiperadangan yang memberikan perlindungan bagi sel-sel dalam sistem kardiovaskular.
Bawang hitam juga diketahui efektif dalam menurunkan trigliserida dan kolesterol dalam darah, yang mengurangi risiko masalah kardiovaskular.
Sebuah studi dalam Frontiers in Physiology menunjukkan bahwa bawang hitam dapat mengoptimalkan peredaran darah serta mengurangi risiko komplikasi diabetes.
Senyawa bioaktif dalam black garlic juga memiliki potensi dalam mencegah dan mengatasi penyakit kanker.
Dikenal dapat membunuh sel kanker dan menghambat penyebaran sel tumor, black garlic menawarkan harapan baru sebagai obat alternatif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: