BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 21 DESEMBER 2025 • 17:44 WIB

Presiden Prabowo Soroti 29 Juta Warga Indonesia Tak Punya Rumah di Acara KPR Massal

Presiden Prabowo Soroti 29 Juta Warga Indonesia Tak Punya Rumah di Acara KPR MassalPresiden Prabowo Soroti 29 Juta Warga Indonesia Tak Punya Rumah di Acara KPR Massal

Dalam acara akad massal Kredit Perumahan Rakyat (KPR), Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa 29 juta warga Indonesia masih belum memiliki rumah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar menteri untuk mempercepat penyediaan rumah bagi rakyat.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Acara yang berlangsung di Serang, Banten pada 20 Desember 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Upaya ini merupakan langkah penting dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Akad Massal KPR FLPP

Acara akad massal KPR FLPP ini merupakan bagian penting dari program pemerintahan untuk memberikan akses perumahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Di hadapan ribuan warga, Presiden Prabowo menekankan bahwa keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan dalam penyediaan rumah.

Ia menyatakan, "Hari ini saya merasa gembira, walaupun saya sadar perjalanan masih jauh, cita-cita kita masih jauh. 29 juta rakyat kita masih belum punya rumah." Pernyataan ini menunjukkan kenyataan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam sektor perumahan.

Kerjasama yang kuat antara Kementerian Perumahan dan berbagai lembaga terkait diharapkan mampu mempercepat proses penyediaan perumahan. Tindakan ini menjadi kunci dalam memberikan solusi atas permasalahan kepemilikan rumah.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil

Tantangan Penyediaan Rumah

Presiden Prabowo menyoroti bahwa kelompok ekonomi yang rentan menjadi pendorong utama perekonomian. Ia bertekad untuk mengurangi kemiskinan, sekaligus menghentikan praktek korupsi dalam penyediaan rumah.

Mengajak semua menteri untuk bersinergi, Prabowo menyatakan, "Kalau ada kehendak, pasti ada jalan." Komitmen ini menunjukkan tekad pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.

Menurutnya, tanggung jawab penyediaan rumah bukan hanya hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat.

Pencapaian Program KPR

Di acara tersebut, presiden memberikan apresiasi terhadap pencapaian pelaksanaan akad massal ini, menyebutnya sebagai 'prestasi luar biasa'. Ia menjelaskan bahwa program ini dimulai pada era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono dan terus berlanjut di bawah Joko Widodo.

"Prestasi luar biasa, 50.030 akad massal rumah subsidi. Dan ini program ini dimulai dari Presiden SBY, diteruskan oleh Pak Jokowi, saya teruskan, saya tingkatkan!" ungkap Prabowo dalam sambutannya.

Sebagai simbolis dari komitmen pemerintah, Prabowo juga menyerahkan kunci rumah subsidi kepada sepuluh orang yang telah memenuhi syarat, yang merupakan langkah nyata untuk memfasilitasi kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Presiden Prabowo Soroti 29 Juta Warga Indonesia Tak Punya Rumah di Acara KPR Massal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!