Perhatian Penting tentang Bahaya Minuman Energi: Kisah Seorang Pria di Inggris
Seorang pria berusia 54 tahun dari Nottingham mengalami serangan stroke meski dijuluki sehat dan aktif berolahraga. Hal ini terjadi setelah dia mengonsumsi minuman energi secara berlebihan dalam sehari.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Keluarganya segera membawanya ke klinik setelah merasakan gejala lemas di bagian kiri dan kesulitan berbicara, di mana hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darahnya sangat tinggi.
Dalam keadaan darurat, pria asal Sherwood ini merasakan gejala serius seperti mati rasa dan kesulitan menjaga keseimbangan. Pemeriksaan medis menunjukkan bahwa ia mengalami stroke di bagian talamus otak.
Kondisi ini mengakibatkan gangguan pada keseimbangan dan kemampuan motoriknya. Ia pun harus dirawat di rumah sakit dan diobati untuk menurunkan tekanan darah yang tadinya mencapai 254/150 mmHg.
Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Ditegaskan
Investigasi lebih dalam oleh tim medis mengungkap bahwa kebiasaan mengonsumsi delapan kaleng minuman energi dengan kadar kafein tinggi setiap hari berkontribusi besar terhadap kondisinya. Setiap kaleng mengandung sekitar 160 miligram kafein, berarti total asupan harian mencapai 1.200 hingga 1.300 miligram.
Jumlah ini hampir tiga kali lipat dari batas maksimal yang disarankan di Inggris dan AS, yaitu 400 miligram per hari. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya perhatian terhadap konsumsi kafein yang tidak terkontrol.
Dokter Sunil Munshi menjelaskan, kombinasi kafein dengan bahan lain dalam minuman energi, seperti taurine dan gula tinggi, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Kombinasi ini dapat memicu kerusakan pada pembuluh darah dan menyebabkan pembekuan darah.
Literatur medis menegaskan bahwa efek negatif dari minuman energi berpotensi termasuk fibrilasi atrium dan stroke. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran mengenai efek jangka panjang dari konsumsi minuman ini, terutama di kalangan generasi muda.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: