BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 16:40 WIB

Mencegah Microsleep Saat Berkendara Jauh

Mencegah Microsleep Saat Berkendara JauhMencegah Microsleep Saat Berkendara Jauh

Microsleep dapat terjadi kapan saja, terutama saat melakukan perjalanan jauh, yang mengancam keselamatan di jalan. Walaupun terlihat sepele, hanya beberapa detik tidur bisa berisiko bagi pengemudi.

Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing

Tidak banyak pengemudi yang menyadari betapa bahaya kondisi ini. Mari kita eksplorasi cara-cara untuk mencegah microsleep agar perjalanan Anda lebih aman.

Apa Itu Microsleep?

Microsleep adalah kondisi di mana seseorang tertidur selama beberapa detik tanpa sadar, umumnya terjadi dalam situasi monoton seperti berkendara. Dalam perjalanan jauh, situasi ini dapat sangat berbahaya karena pengemudi tidak menyadari kehilangan kendali.

Kondisi ini sering kali dipicu oleh kurang tidur, kelelahan, atau kurangnya konsentrasi. Gejala microsleep bisa sangat tidak terlihat, sehingga pengemudi merasa baik-baik saja padahal sebenarnya tidak.

Penyebab Microsleep Saat Berkendara

Salah satu penyebab utama microsleep adalah kurang tidur sebelum berkendara. Penelitian menunjukkan bahwa tidur kurang dari tujuh jam dalam semalam dapat meningkatkan risiko terjadinya microsleep saat berkendara.

Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian

Faktor lain seperti obat-obatan tertentu, konsumsi alkohol, dan stres berlebih juga dapat memengaruhi kewaspadaan. Pengemudi yang merasa lelah atau tidak bertenaga menjadi lebih rentan menghadapi kondisi ini.

Tips Menghindari Microsleep Saat Perjalanan Jauh

Untuk menghindari microsleep, cara paling efektif adalah memastikan cukup tidur sebelum berangkat. Disarankan untuk tidur minimal tujuh jam agar tubuh dan otak siap untuk berkendara.

Selama perjalanan, beristirahat secara berkala sangat penting. Mengambil jeda setiap dua jam untuk berjalan kaki atau melakukan peregangan dapat mengurangi rasa lelah.

Konsumsi makanan ringan sehat seperti kacang atau buah juga dianjurkan untuk meningkatkan energi. Hindari makanan berat yang dapat membuat Anda merasa mengantuk.

Selain itu, mendengarkan musik atau audiobook yang menarik dapat membantu menjaga perhatian. Stimulasi mental yang tepat bisa mencegah rasa kantuk berlebih.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mencegah Microsleep Saat Berkendara Jauh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!