BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 14:15 WIB

Penembakan Massal di Pantai Bondi: Motif dan Investigasi yang Mengguncang Sydney

Penembakan Massal di Pantai Bondi: Motif dan Investigasi yang Mengguncang SydneyPenembakan Massal di Pantai Bondi: Motif dan Investigasi yang Mengguncang Sydney

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengkonfirmasi bahwa dua pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, terpengaruh oleh ideologi Islamic State (ISIS).

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Sajid dan Naveed Akram telah menyebabkan 15 orang kehilangan nyawa dalam serangan yang terjadi saat perayaan Hanukkah.

Profil Pelaku Penembakan

Sajid Akram, berusia 50 tahun, dan putranya, Naveed Akram, 24 tahun, menjadi sosok yang kini dikenal luas setelah aksi penembakan yang merenggut banyak nyawa. Kedua pelaku diyakini telah terlibat dalam radikalisasi yang mendorong mereka melakukan tindakan brutal.

Menggunakan senjata laras panjang, mereka menembaki kerumunan orang yang merayakan Hanukkah, salah satu momen penting bagi komunitas Yahudi. Otoritas juga menilai tindakan ini sebagai bentuk terorisme yang memiliki motif kebencian yang dalam terhadap komunitas tersebut.

Sebagai tanggapan terhadap tragedi ini, pihak keamanan berfokus pada investigasi lebih jauh untuk mengungkap jaringan dan individu lain yang mungkin terlibat dalam insiden tersebut.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Pernyataan Perdana Menteri

Albanese mengungkapkan bahwa ideologi yang mendasari tindakan kekerasan ini sudah ada selama lebih dari satu dekade. Dalam pernyataannya, ia mengatakan, 'Tampaknya ini dimotivasi oleh ideologi Islamic State.'

Dia juga mengingatkan akan bahaya dari ideologi kebencian, menyatakan, 'Ideologi kebencian ini, dalam kasus ini, melahirkan kesiapan untuk melakukan pembunuhan massal.'

Albanese menambahkan bahwa Naveed Akram pernah menjadi perhatian badan intelijen Australia pada 2019, tetapi saat itu dinyatakan tidak menjadi ancaman langsung, menunjukkan bahwa pengawasan terhadap individu-individu tertentu mungkin perlu diperkuat.

Investigasi dan Tindakan Keamanan

Setelah penembakan, Sajid Akram dilaporkan ditembak mati dalam upaya untuk menyerang pihak kepolisian, sementara Naveed Akram ditangkap dan berada dalam kondisi koma. Kejadian ini membuka dokumen-dokumen bernilai tinggi terkait dengan penyelidikan terorisme di Australia.

Kepolisian segera mengamankan tempat kejadian dan mulai melakukan penyelidikan mendalam untuk memahami tujuan di balik tindakan kekerasan ini. Pihak berwenang mencurigai adanya jaringan yang lebih besar di balik aksi ini.

Hingga saat ini, masih dilakukan penyelidikan untuk mengeksplor lebih dalam hubungan pelaku dengan kelompok atau individu lain yang kemungkinan terlibat dalam rencana serangan ini. Setiap informasi yang muncul dapat menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penembakan Massal di Pantai Bondi: Motif dan Investigasi yang Mengguncang Sydney

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!