Tragedi Kebakaran di Gedung Terra Drone: 22 Jiwa Melayang
Sebanyak 22 jenazah korban kebakaran yang terjadi di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, telah tiba di RS Polri Kramat Jati, Selasa (9/12/2025) sore.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti
Evakuasi masih berlanjut dengan sejumlah korban yang terjebak di dalam gedung, sementara informasi awal mencatat 15 perempuan dan 7 laki-laki di antara mereka.
Belasan ambulans terparkir di depan Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramat Jati, menandakan beratnya tragedi ini. Proses evakuasi yang berlangsung menunjukkan indikasi bahwa banyak korban yang masih dalam penanganan.
Menurut seorang sopir ambulans, hingga saat ini baru tujuh ambulans yang mengantar jenazah ke rumah sakit. Data awal dari pihak berwenang menunjukkan jumlah korban yang ditemukan adalah 22 orang, terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier
Kebakaran diduga dipicu oleh ledakan baterai drone yang terdapat di lantai satu gedung, dan dengan cepat menyebar ke lantai di atasnya. Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo, mengonfirmasi bahwa hingga pukul 15.30, 17 karyawan telah ditemukan meninggal dunia.
“Ini untuk sementara ya, petugas masih terus berusaha masuk ke lantai demi lantai, untuk menemukan kemungkinan ada korban lainnya,” ujar Kombes Susatyo. Sumber lain menyatakan bahwa sebagian besar korban tidak mengalami luka bakar, tetapi diduga meninggal akibat menghirup asap beracun.
Para petugas pemadam kebakaran melakukan usaha ekstrim untuk menyelamatkan korban dari kepungan asap yang membumbung tinggi. Seorang karyawan bernama Dimitri menceritakan bagaimana ia dan rekan-rekannya lari menuju atap gedung untuk meminta pertolongan saat api menyebar secara cepat.
Evakuasi dilakukan secara dramatis menggunakan tangga darurat. Lebih dari 100 personel pemadam kebakaran dilibatkan, dan sebanyak 28 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: