Gubernur Aceh Desak Kepala Daerah Proaktif dalam Penanganan Bencana
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menekankan pentingnya proaktivitas kepala daerah dalam menangani bencana, terutama saat menghadapi banjir dan longsor.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz
Dia menyatakan kekecewaannya terhadap lambatnya respon yang memperburuk situasi di wilayah terimbas bencana.
Dalam kunjungannya ke Aceh Timur, Gubernur Muzakir Manaf mengungkapkan keprihatinan atas lambannya penanganan bencana oleh beberapa kepala daerah.
"Jangan cengeng lah, harus proaktif membela masyarakat, jangan lari," tegasnya, menekankan betapa pentingnya kehadiran mereka di lapangan.
Mualem juga menggarisbawahi bahwa kurangnya koordinasi antar pemerintah daerah menjadi faktor yang menghambat penanganan efektif, serta menegaskan bahwa tanggung jawab kepala daerah dalam situasi darurat adalah untuk memastikan keamanan dan kebutuhan masyarakat.
Gubernur Aceh menyampaikan bahwa saat ini fokus utama adalah penyaluran logistik yang adil kepada semua pengungsi.
Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak
Dia berharap tidak ada lagi lokasi pengungsian yang terabaikan dari bantuan.
Dengan kondisi kesehatan pengungsi yang menjadi perhatian serius, Mualem menyebutkan perlunya kehadiran petugas medis serta bantuan obat-obatan, "Kita memaksimalkan terutama sembako dulu lalu masalah kesehatan," ungkapnya.
Dia juga menambahkan bahwa dukungan telah diterima dari luar negeri untuk memperkuat penanganan bencana ini.
Dari total 18 wilayah yang terkena dampak bencana, daerah seperti Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Gayo Lues mengalami kondisi yang sangat kritis.
Keberadaan pengungsi serta akses kesehatan menjadi sorotan utama dalam penanganan yang dilakukan oleh pemerintah.
Pemprov Aceh berkomitmen untuk memastikan semua aspek penanganan bencana, baik dari sisi logistik maupun kesehatan, dapat terpenuhi demi kesejahteraan masyarakat yang terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: