Pedoman Terbaru WHO Mengenai Penggunaan Obat GLP-1 untuk Mengatasi Obesitas
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini merilis pedoman terkini mengenai penggunaan obat Glucagon-Like Peptide 1 (GLP-1) sebagai solusi untuk masalah obesitas yang semakin meningkat di seluruh dunia.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
Pedoman ini bertujuan untuk memberikan arahan yang jelas dan tepat untuk mengatasi angka obesitas yang kini mempengaruhi lebih dari satu miliar orang secara global.
Obesitas telah muncul sebagai masalah kesehatan yang serius di seluruh dunia, dengan proyeksi sekitar 3,7 juta kematian pada tahun 2024 akibat kondisi ini.
WHO menggarisbawahi pentingnya mengatasi obesitas, karena tidak hanya mempengaruhi kesehatan individu, tetapi juga mempengaruhi sistem kesehatan secara keseluruhan.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Dalam pedoman terbaru, WHO merekomendasikan penggunaan obat GLP-1 untuk orang dewasa yang mengalami obesitas jangka panjang, namun tidak dianjurkan untuk ibu hamil.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menekankan, "Obesitas merupakan tantangan kesehatan global, di mana WHO berkomitmen untuk mengatasinya."
Walaupun obat GLP-1 diperkirakan dapat menekan dampak obesitas, penggunaan obat ini tetap bersifat kondisional.
Hal ini disebabkan oleh terbatasnya data mengenai efikasi dan keamanan jangka panjang dari konsumsi obat tersebut.
Penting untuk dicatat bahwa penggunaan GLP-1 harus diimbangi dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik secara teratur.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: